KABUPATEN BEKASI – Polres Metro Bekasi mengerahkan 4.222 personel guna mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 yang berlangsung di 154 desa di Kabupaten Bekasi. Pengamanan dilakukan melalui Operasi Wibawa Mukti Jaya 2026 untuk memastikan seluruh tahapan pemungutan suara berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Kesiapan pengamanan tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Wibawa Mukti Jaya 2026 yang dipimpin Pelaksana Harian (Plh) Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Ikhlas Putro Wasono di halaman Promoter Polres Metro Bekasi, Jumat (24/7/2026).
Ikhlas menjelaskan, Pilkades Serentak tahun ini digelar di 154 dari total 187 desa di Kabupaten Bekasi. Untuk mengawal seluruh proses, Polres Metro Bekasi melibatkan 700 personel dari Polsek jajaran, 400 personel Polres Metro Bekasi, serta 3.122 personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Polda Metro Jaya.
“Operasi ini dilaksanakan dalam rangka pengamanan pemilihan kepala desa serentak di wilayah Kabupaten Bekasi tahun 2026,” kata Ikhlas.
Selain menyiapkan ribuan personel, kepolisian juga melakukan pemetaan tingkat kerawanan di setiap desa dan tempat pemungutan suara (TPS). Hasil pemetaan tersebut menjadi dasar dalam menentukan pola pengamanan sesuai tingkat risiko masing-masing wilayah.
“Kita sudah memetakan mana desa ataupun TPS yang aman, rawan, dan sangat rawan. Pola pengamanannya tentu disesuaikan dengan tingkat kerawanannya,” ujarnya.
Polres Metro Bekasi turut mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat muncul selama pelaksanaan Pilkades, mulai dari penyebaran hoaks, kampanye hitam, praktik politik uang, hingga upaya provokasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.
“Potensi yang diprediksi terjadi di antaranya penyebaran berita bohong, kampanye hitam, permainan uang, serta hoaks yang menyudutkan salah satu pihak dengan tujuan mengadu domba,” ungkapnya.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga situasi tetap kondusif dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Ikhlas juga meminta seluruh pasangan calon beserta pendukungnya untuk menerima hasil Pilkades secara dewasa dan menjunjung tinggi sportivitas.
Menurutnya, kepala desa yang terpilih nantinya harus mampu merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan pilihan politik.
“Kami berharap Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi berlangsung aman, damai, lancar, dan melahirkan kepala desa terbaik yang dapat membawa kemajuan bagi desanya,” tuturnya.
Polres Metro Bekasi juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan selama pelaksanaan Pilkades melalui Polsek terdekat, Polres Metro Bekasi, maupun layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis.
(*)











