Penertiban Satpol PP Selama 4 Tahun Mencapai 100 Juta

oleh -
banner 120x600

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Menjelang pilkada ini, pastinya banyak calon-calon pemimpin yang mempromosikan dirinya, baik itu melalui media cetak, elektronik, baliho, maupun pamflet. Namun, ada saja yang masih melanggar undang-undang ketika memasang poster, seperti di pohon-pohon atau tempat yang dilarang lainnya.

Ketua Satpol PP Kota Cirebon, Andi Armawan sangat menyesalkan keadaan ini. Karena, yang menempel-nempelkan itu adalah calon pemimpin.

“Saya menyesalkan dalam hal ini, karena yang menempel adalah calon pemimpin, di mana mereka seharusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat,” tuturnya saat ditemui awak media usai menjalani apel pengecekan dan inventaris di lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja yang bertempat di halaman apel Satpol PP Kota Cirebon, Jl. Pangeran Drajat no. 49 Kota Cirebon hari Selasa (3/10).

Menurutnya, mereka tidak sadar karena di dalamnya ada peraturan daerah yang sudah ditetapkan, dan mereka memberikan informasi yang sebenarnya.

“Kami selalu melakukan penertiban setiap hari. Dan kami mendapatkan banyak buktinya di sini, sampai sulit tertampung,” jelasnya.

Dia melanjutkan, bahwa antisipasi selanjutnya adalah mengajukan permohonan ke pusat karena banyak barang bukti yang tidak tertampung. Apalagi anggota Satpol PP sangat bersemangat untuk mencari barang bukti pelanggaran.

“Kita sulit memusnahkan barang buktinya,” tuturnya.

Berdasarkan penuturannya, dalam kurun waktu 4 tahun, ditemukan pelanggaran yang sudah mencapai 100 juta lebih. Menururnya, ini adalah suatu pekerjaan yang tidak nampak tapi sebuah kontribusi.

“Kita harus melakukan sosialisasinya seperti yang sudah kita lakukan untuk KTR (Kawasan Tanpa Rokok),” pungkasnya.(Juf/RJN)

 

Redaksi menerima kiriman berita/artikel/video/foto amatir melalui email rakyatjabarnews@gmail.com, disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/artikel/video/foto akan melalui proses moderasi.

Comment