Pedagang Buah Meninggal Kesetrum di Kebon Pelok

- Redaksi

Selasa, 15 November 2022 - 12:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Cirebon – Pedagang buah kesetrum listrik hingga meninggal dunia di Kebon Pelok, Kelurahan Kalijaga, Harjamukti, Kota Cirebon.

Insiden pedagang buah meninggal kesetrum di Kebon Pelok, Kelurahan Kalijaga, Kota Cirebon ini terjadi pada Senin 14 November 2022.Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.

Identitas pedagang buah yang meninggal dunia kesetrum listrik berinisial MH (19) warga Desa Gumulung, Kecamatan, Greged, Kabupaten Cirebon.

Kanit Reskrim Polsek Seltim AKP Heru Samsul Bahri membenarkan insiden tersebut. Dia menjelaskan kronologi pedagang buah kesetrum di Kebon Pelok, Kelurahan Kalijaga, Kota Cirebon.

“Kejadian ini bermula pada Senin tanggal 14 November 2022 sekitar pukul 15.00 WIB, di kios Kebon Pelok, Kelurahan Kalijaga, Harjamukti, Kota Cirebon,” jelasnya, Selasa (16/11/2022).

Baca Juga :  Tambun Selatan, Cekcok Berujung Maut !

Berawal dari korban bersama dengan saksi Riki membuat colokan untuk cas handphone.

Setelah selesai membuat colokan, Riki meninggalkan korban di kios tempat kejadian untuk melayani pembeli seblak.

Tidak lama kemudian saksi Sumiati mencari korban karena ada yang akan membeli buah. Diketahui, korban MH merupakan seorang pedagang buah.

Baca Juga :  RK: Tes Masal Covid-19 Bakal Menyasar Warga Bekasi dan Karawang di Chandrabaga

Saat mencari keberadaan korban tersebut, Sumiati terkejut lantaran melihat korban sudah tergeletak di kios kue kamir.

“Setelah itu, saksi langsung memberitahukan kakak ipar korban bernama Safi’i,” ungkapnya.

Namun, saat dilakukan pengecekan terhadap korban, diketahui bahwa korban MH sudah meninggal dunia.

“Selanjutnya, para saksi melaporkan insiden tersebut kepada pihak kepolisian,” pungkasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Berita Terbaru