Operasi Cipta Kondisi Polres Cirebon, 7 Lokasi Peredaran Miras Digerebek

- Redaksi

Minggu, 15 September 2019 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon– Dua hajat besar di Kabupaten Cirebon mengundang perhatian dari pihak Polres Cirebon. Melalui Satuan Narkoba, Polres Cirebon memastikan acara nadran Desa Gebang Mekar dan Cirebon Nightrace 2019 berjalan dengan aman terkendali.

Sebelum dua acara itu digelar, petugas telah merazia 7 lokasi yang diduga menjadi tempat jual beli atau peredaran miras dan miras oplosan. Razia dilakukan pada Sabtu (14/9/2019) pagi, sekitar pukul 09.00 Wib.

Baca Juga :  Petani Garam di Pantura Mengalami Penurunan Sepanjang 2016

Kasat Narkoba Polres Cirebon AKP Joni mengatakan, nadran merupakan agenda budaya yang diadakan setiap tahun, namun kegiatan ini kerap dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu untuk pesta miras.

“Nadran itu setiap tahun diadakan oleh masyarakat pesisir. Kami memastikan, bahwa kegiatan itu berjalan aman dan lancar dari awal hingga selesai,” katanya, Sabtu (14/9/2019).

Hal-hal yang menjadi bibit kerusuhan akan diantisipasi termasuk merazia lokasi yang disinyalir menjadi tempat penjualan miras. “Karena akibat konsumsi miras adalah salah satu pemicu kriminalitas dan kerawanan kamtibmas lainnya di Kab.Cirebon seperti tawuran atau perkelahian massal,” ujarnya.

Baca Juga :  Serbu, Hari Ini New Pajero Sport Hadir di Trans Studio Mall Cibubur

AKP Joni menjelaskan, dari hasil razia miras dan miras oplosan tersebut disita puluhan botol miras berbagai merk dan puluhan liter miras jenis Ciu. Bagi penjual, akan dikenakan sidang tipiring di PN Sumber Kabupaten Cirebon untuk efek jera. “Kami tak henti-hentinya gencar razia narkoba dan sita miras dan miras oplosan,” tuturnya.

Baca Juga :  YN Tewas Usai Tenggak Miras di Villa

Ia berharap, masyarakat menyadari pentingnya keamanan dan kenyamanan. Karena jika lingkungan kondusif, maka roda perekonomian akan berjalan lancar.

“Kalau lingkungannya tidak aman, orang akan takut keluar rumah. Mau berangkat kerja atau sekolah pun merasa waswas, keamanan merupakan tanggungjawab bersama yang harus diupayakan,” pungkasnya.

(uan/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami