Momen Lebaran, Walikota Sungkem Kepada Ibundanya

- Redaksi

Jumat, 14 Mei 2021 - 13:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

rakyatjabarnews.com, Bekasi – Momen Hari Raya Idul Fitri menjadi hal hari kebahagiaan bagi seluruh umat muslim di seluruh dunia, dimulai dengan menahan diri dari hawa nafsu ataupun makan dan minum. Pada tahun ini, 1 Syawal 1442 Hijriyah menjadi momentum hari raya yang masih dikelilingi dengan pandemi Covid 19, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi secara aturan mengikuti peraturan dari Pemerintah pusat untuk tidak menjalankan kegiatan rutin pada hari lebaran yakni Open House.

Seusai shalat idul fitri di Masjid Agung Al-Barkah Kota Bekasi, tradisi sungkeman dilaksanakan oleh Wali Kota Bekasi dengan sapaan akrab Bang Pepen bersama Ibu Gunarti Rahmat Effendi dan anak anaknya untuk berkumpul di kediaman beliau.

Tradisi sungekman ini selalu dilaksanakan setiap tahunnya, karena Bang Pepen masih memiliki seorang ibu kandung di kediamannya, hal ini tentu dimanfaatkan dengan baik olehnya.

Menurutnya, banyak yang pada tahun ini dan kemarin tidak melaksanakan mudik karena peraturan yang telah dibuat juga pasti ada sebuah rindu dan ingin memeluk orang tua di kampung halamannya. Ada yang sampai rela macet macetan di jalan untuk sebuah momen meminta maaf dan sujud di kaki orang tuanya, ada juga yang putar balik karena nekat mudik padahal keluarga dikampung menunggu kehadirannya.

Bang Pepen bersyukur karena masih memiliki seorang ibu walaupun kondisi sudah sepuh, ia pun sungkem bersama keluarganya dengan kerendahan hatinya kepada ibu yang melahirkannya, momen haru pun ada didalamnya.

Ibu Hj. Nuroh adalah ibu kandung dari Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi yang sekarang ini usianya sudah mencapai kurang lebih 83 tahun, akan tetapi kesehatannya sampai saat ini masih fit dan masih ingat dengan keluarga besarnya.

Wali Kota mengatakan bahwa saya melepas jabatan saya sebagai Wali Kota saat tunduk dan sujud di hadapan ibunya, karena jabatan ini adalah doa dan dukungan serta restu dari ibunda tercinta. Ucapan permintaan maaf kepada ibunda dengan harapan dan doa kesehatan yang diberikannya terlontar dari mulut Bang Pepen.

Baca Juga :  Peras Seorang PNS, Oknum LSM di Majalengka Diciduk Polisi

“Saya bangga dan sangat sayang kepada ibu saya yang telah melahirkan saya, berkat doa dan dukungan ini saya bisa menjadi seperti ini, dan sebagai anak saya harus membahagiakan ibu saya sampai kapanpun” ujar Bang Pepen.

Usai lakukan prosesi sungkeman, Bang Pepen mengajak ibu untuk santap hidangan yang tersedia, dengan menuntun ibu yang sudah memasuki usia, Bang Pepen juga menyuapi makanan dan memberi minum kepada ibunya. Memang menjadi kewajiban seorang anak kepada ibunya akan tetapi dari sela sela kesibukannya, Rahmat Effendi dengan niat sendiri untuk menyuapi orang tuanya.

Rahmat Effendi juga jelaskan biasanya pada momen lebaran ini hanya melakukan sungkeman saja, seusai itu melakukan open house dan menerima tamu dari warga Kota Bekasi, namun pada tahun ini dirinya tidak melakukan open house dan hanya melalui virtual video, jadi menurutnya saya merasa bisa dekat dengan ibundanya dan keluarga serta anak anaknya.

Baca Juga :  Malam Takbir, Wali Kota Bekasi Tinjau Pos Pengamanan dan Sampaikan Apresiasi untuk Petugas

Harapannya pada idul fitri tahun depan semua wabah virus Covid sudah usai agr warg Kota Bekasi bisa merasakan hal yang sama untuk sujud depan orang tuanya, ia pun juga juga berharap momen lebaran ini bisa berkumpul dan tidak ada larangan mudik lagi. Wali Kota juga menegaskan bahwa pada tahun ini memang masih ada wabah yang melanda sehingga Warga di tegaskan untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dan mematuhi peraturan yang di buat, karena untuk kesehatan diri kita sendiri dan juga untuk keluarga tercinta.

(Advertorial)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak
277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 19:24 WIB

Fajar Paper Siapkan Fasilitas Pengolahan Limbah, Aktivitas Truk Bakal Ditata

Senin, 7 September 2026 - 16:20 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Bekasi, Tri Adhianto Minta Warga Waspada

Senin, 7 September 2026 - 15:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap

Kamis, 3 September 2026 - 16:56 WIB

Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB