LPNU Subang Tawarkan Kerajinan Kria Sunda di Hari Desa Nasional

- Redaksi

Selasa, 14 Januari 2025 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subang – Lembaga Perekonomian Nahdatul Ulama (LPNU) Kabupaten Subang ikut partisipasi dalam perayaan Hari Desa Nasional Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (14/1/2025).

Kegiatan yang dihadiri sejumlah menteri dan pejabat negara itu selain diisi dengan deklarasi Subang dan acara lainnya, juga membuka ruang ekonomi bagi UMKM di Kabupaten Subang. Pihak panitia menyiapkan puluhan stan UMKM.

Baca Juga :  Buka Seleksi Terbuka, Pemkot Bekasi Cari Sosok Profesional untuk BPRS Patriot

Salah satu peserta bazar UMKM adalah LPNU. Lembaga Perekonomian NU Subang itu menawarkan kerajinan kria Sunda tradisional, baju pangsi, selendang, baju koko, tasbih, iket kepala dan lainnya.

“Stan LPNU di Hari Desa Nasional mengenalkan sekaligus menjual juga produk barang budaya Sunda, seperti selendang, kerudung, pakaian adat, iket kepala. Ada pula jaket, dompet, tas dan lain-lain,” kata Ketua LPNU Subang, Dede Tesa Irawan.

Baca Juga :  Menko PMK Bersama Menteri Infrastruktur Bersinergi Tangani Dampak Banjir di Bekasi

Keberadaan stan LPNU ini mendapat perhatian Menteri PDT, dan anggota DPRD RI Farah Puteri Nahlia. Bahkan anggota DPR RI dari Dapil Subang, Majalengka dan Sumedang memborong produk yang ditawarkan LPNU.

Bagi LPNU, kata Dede, Hari Desa Nasional 2025 bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga momentum untuk menunjukkan potensi desa-desa Indonesia sebagai pusat pembangunan nasional.

Baca Juga :  DPRD Kota Bekasi Soroti Temuan BPK, Potensi Pajak Hotel Rp2,7 Miliar Diminta Segera Ditagih

“Momentum ini sebagai potensi kita di LPNU yang selalu menggandeng para UMKM atau pengrajin seni di desa-desa khususnya di Kabupaten Subang, untuk menunjukkan kepada Indonesia bahwa kita siap bersinergi dalam membangun bangsa dengan mengangkat nilai ekonomi lokal menjadi lebih tinggi,” ungkapnya. (*)

Sumber Berita: Tintahijau

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

2.416 KK di Bekasi Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 575 Ribu Liter Air Bersih ke 20 Titik
DPRD Kabupaten Bekasi Revisi Perda Desa, Sesuaikan dengan UU Desa Terbaru
Plt. Bupati Bekasi Akan Panggil Direktur RSUD, Soroti Pelayanan hingga Kondisi Keuangan
Tri Adhianto Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Bekasi, Pastikan MPLS Ramah Berjalan Optimal
Wali Kota Bekasi Dukung Pendataan BPS
MUI Kabupaten Bekasi Terbitkan Imbauan Perda Pariwisata, Tekankan Perlindungan Masyarakat
Alit Jamaludin Ingatkan Wali Kota Bekasi: Jangan Pilih Sekda karena Like and Dislike
Gilang Esa Gaspol Perjuangkan Puskesmas Jakasampurna, Warga Tak Mau Berobat Jauh Lagi

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:06 WIB

2.416 KK di Bekasi Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 575 Ribu Liter Air Bersih ke 20 Titik

Senin, 13 Juli 2026 - 23:43 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Revisi Perda Desa, Sesuaikan dengan UU Desa Terbaru

Senin, 13 Juli 2026 - 18:22 WIB

Plt. Bupati Bekasi Akan Panggil Direktur RSUD, Soroti Pelayanan hingga Kondisi Keuangan

Senin, 13 Juli 2026 - 09:09 WIB

Tri Adhianto Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Bekasi, Pastikan MPLS Ramah Berjalan Optimal

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:05 WIB

Wali Kota Bekasi Dukung Pendataan BPS

Berita Terbaru