Kota Bekasi Macet, Rahmat Effendi: Kalau Engga macet Tidak Ada Pertumbuhan Ekonomi

- Redaksi

Kamis, 21 Februari 2019 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumentasi: Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi

i

Dokumentasi: Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi

RJN, Bekasi – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menanggapi enteng pernyataan Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi terkait tudingan Kota Bekasi macet.  Rahmat mengatakan pernyataan Edi dianggap biasa saja, karena kemacetan  terjadi akibat adanya pertumbuhan ekonomi di wilayah setempat. 

 “Orang baru dilantik ya, terus eforia dan terpikir dibenaknya kalo Bekasi itu macet. Betul memang Bekasi macet, karena ada empat program strategis nasional. Pertama elevated toll pembangunannya Cikunir, yang macet itu di toll, dan imbasnya masyarakat mencari jalan alternatif ke Kalimalang,” ungkap Rahmat Effendi di sela acara Dialog Pemuda di Islamic Center Kota Bekasi, Kamis ( 21/2/2019). 

Baca Juga :  H+1 s.d H+4 Lebaran, 916 Ribu Kendaraan Telah Kembali ke Jakarta

Rahmat mengaku jika memang wilayah Bekasi macet hal ini juga dipengaruhi program pembangunan Nasional, seperti pembangunan Light Rapid Transit (LRT), kereta cepat, dan Tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu). 

Menurutnya akibat kemacetan di jalan tol, banyak kendaraan yang bervolume besar lari ke Jalan Arteri sehingga menambaah beban dari sebuah proses lalu lalang kendaraan yang ada.

 “Saya bangga Kota Bekasi dianggap macet, kalau engga macet tidak ada pertumbuhan ekonomi, kotanya tidak maju, pendidikannya tidak jalan, dan tidak bisa bayar kartu sehat (KS), biar aja macet yang penting laju pertumbuhan ekonomi saya di atas rata-rata,” terangya.  

Baca Juga :  Komis I Berharap Pemkot Bekasi dan DPRD Bersinergi untuk Rakyat Bekasi

Laju pertumbuhan ekonomi nasional di Kota Bekasi tahun 2018 memang di atas rata-rata daerah lain. Menurutnya warga puas, pendidikan bagus, dan infrastruktur terus diperbaiki.  “Karena yang diubah bukan hanya sistemnya tapi masyarakatnya. Mudah-mudahaan beliau mendengar apa yang saya sampaikan, dan beliau sadar.

kalau saya sih engga ada masalah tapi ada temen saya, saudara saya yang terusik tapi itu biarlah sebuah dari dinamika. Kita sama NKRI, macet ya, karena ada pertumbuhan perekonomian. Kalau engga macet, kembali ke tahun 99 ke bawah,” terangnya. 

Baca Juga :  DPRD Bekasi: IKU 2025 Mayoritas Tercapai, Soroti Kota Layak Anak dan Banjir

 Bahkan dalam kesempatan tersebut Rahmat Effendu justru mengucapkan selamat kepada Wali Kota Cilegon yang baru dilantik menggantikan wali kota sebelumnya yang tersandung kasus.  

“Saya Rahmat Effendi mengucapkan selamat kepada Pak Edi yang telah dilantik, menggantikan Pak Iman, wali kota kemarin. itu pernah terjadi di Bekasi, mudah-mudahan Pak Edi mampu membangun melanjutkan progres yang sudah dicanangkan oleh wali kota sebelumnya. Selamat pak,” tegasnya. (red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek IPAL Jadi Sorotan, Plt Bupati Bekasi Minta Dua Dinas Beri Penjelasan
Plt. Bupati Bekasi Akan Panggil Direktur RSUD, Soroti Pelayanan hingga Kondisi Keuangan
Terungkap! Bocah 4 Tahun di Tarumajaya Diduga Dianiaya Ibu Tiri hingga Masuk PICU
Bocah 4 Tahun di Bekasi Kritis Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Polisi Ungkap Kekerasan Berulang
Bappeda Kabupaten Bekasi Minta OPD Susun Program Berbasis Data dan Tepat Sasaran
Firefighter Skill Competition 2026 Disdamkar Kabupaten Bekasi Diserbu Peserta, Antusiasme Industri Melonjak
Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Dukung Satgas Mitigasi PHK, Haryanto: Cegah PHK Sebelum Terjadi
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:42 WIB

Proyek IPAL Jadi Sorotan, Plt Bupati Bekasi Minta Dua Dinas Beri Penjelasan

Senin, 13 Juli 2026 - 18:22 WIB

Plt. Bupati Bekasi Akan Panggil Direktur RSUD, Soroti Pelayanan hingga Kondisi Keuangan

Senin, 13 Juli 2026 - 17:00 WIB

Terungkap! Bocah 4 Tahun di Tarumajaya Diduga Dianiaya Ibu Tiri hingga Masuk PICU

Senin, 13 Juli 2026 - 16:10 WIB

Bocah 4 Tahun di Bekasi Kritis Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Polisi Ungkap Kekerasan Berulang

Senin, 13 Juli 2026 - 15:14 WIB

Bappeda Kabupaten Bekasi Minta OPD Susun Program Berbasis Data dan Tepat Sasaran

Berita Terbaru