Kementan Apresiasi Upaya Gerdal Petani Subang

- Redaksi

Selasa, 21 Agustus 2018 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Subang–  Belajar dari pengalaman pahit tahun 2016/2017, petani di Kabupaten Subang khudusnya Desa Kertajaya, Kecamatan Tambakdahan melakukan gerakan pengendalian, Gerdal Organisne Pengganggu Tumbuhan (OPT) dilahan sawah seluas 123 ha pada usia tanam padi 35-40 hari setelah tanam. “Gotong royong, ada 15 orang untuk basmi WBC di sawah,” kata Waruyanto, Ketua Kelompok Tani Tugu Taruna saat dimintai keterangan, Selasa (21/8/2018) di Subang.

Serangan hama wereng batang coklat (wbc) jika tidak diantisipasi sejak dini maka akan tambah parah dengan muncul dan menyebarnya penyakit kerdil. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang dibawa oleh wereng cokelat. “Kami sangat mengapresiasi upaya gotong royong petani di desa Kertajaya, Subang ini,” kata Banun Harpini, Kepala Badan Karantina Pertanian selaku Ketua Penanggung Jawab Upsus Jawa Barat saat menerima laporan dari Ketua Unit Pelaksana Teknis Daerah ((UPTD) Subang, Suherman pada hari ini Selasa (21/8). Menurutnya petani di desa ini sigap dan mau bekerjasama dalam melakukan program Kementerian Pertanian, khususnya dalam mengantisipasi kegagalan panen.

Baca Juga :  Parah, Dua Buah Plat Sambungan Rel Menghilang

Banun menjelaskan, selain tim pendampingan petani di musim kering saat ini, Kementerian Pertanian juga mendirikan posko-posko yang di kelola UPTD untuk memudahkan koordinasi dan kerjasama antar instansi terkait dan TNI dalam penanggulangan wabah hama dan kekeringan.

Dari data yang dilansir tanggal 14/8 oleh Dinas Tanaman Panvan dan Hortikultura, Pemerintah Daerah Propinsi Jawa Barat, laporan kekeringan khususnya di Kabupaten Subang yang akan mencapai puncaknya di bulan Agustus dan September 2018 ini, terdapat 233 ha alami kekeringan ringan, 49 ha sedang dan 1 ha berat dan 2.221 ha yang terancam terdampak musim kering. Data ini merupakan data luasan lahan dari 7 kecamatan masing-masing Pagaden, Pagaden Barat, Dawuan, Sagalaherang, Serang Panjang, Cijambe dan Kasomalang, Kabupaten Subang.

Baca Juga :  MTQ ke-36 Tingkat Provinsi Jabar Resmi di Buka Oleh Gubernur

Selain musim kering yang sesuai instruksi Menteri Pertanian, Amran Sulaiman yang meminta seluruh jajaran pejabatnya untuk terjun langsung mengantisipasi secara masif, pengendalian hama juga jadi prioritas. Wereng dan penyakit kerdil, menyebabkan penurunan produksi hingga setengahnya bahkan banyak yang tidak panen sama sekali.

“Gerdal hama secara gotong royong bakal jadi andalan petani halau hama, terlebih Kabupaten Subang merupakan sentra padi ketan, jenis variestas yang digemari wereng,” kata Suherman.

Para petani baik dikelompok Tugu Taruna maupun di kelompok tani Sagara Desa dalam lakukan gerdal menggunakan pestisida basa dan ap dengan perlengkapan berupa handsprayer dan tasco. “Alhamdulilah padinya bagus dan udah tanam semua, 100 persen dari 4.715 ha, ” lapor Waruyanto. Dan dari pantauan UPTD, masih didapat luasan sawah kurang lebih 150 ha yang telah ditanam di luar data kecamatan, tepatnya di lokasinya di bantaran kali Gadung.

Baca Juga :  Ini Harapan Ribuan Masyarakat Subang Utara kepada Uu Ruzhanul Ulum

Varietas Ciherang dengan kombinasi ketan menjadi andalan petani, namun menurut Banun hal ini perlu diubah karena varietas tersebut sudah tidak tahan hama. “Tidak lelah, akan terus kami dorong untuk segera beralih ke varietas unggulan dan menerapkan teknologi dari Kementerian Pertanian agar petani dapat terus meningkat kesejahteraannya,” tutup Banun.(ymd/RJN).

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dimarahi Lewat Telepon, Pria di Subang Tewaskan Rekannya: Ini Motifnya
Hari Anak Nasional ke-41, DWP RSUD Subang Berbagi Kasih untuk Pasien Anak
Bupati Reynaldy Tekankan Kolaborasi Cegah Korupsi
Kunjungan Kerja Rasa Pre-Wedding? Sherly dan Dedi Mulyadi Disorot Netizen Se-Indonesia!
Baru 100 Hari, Subang Diguncang Perubahan Besar ala Kang Rey
Situ Nagrog Jebol Usai Hujan Deras, Warga Subang Mengungsi
Remaja Dibacok di Lengkongjaya, Polisi Tangkap Enam Pelaku dan Sita Tujuh Sajam
Bupati Subang: Jangan Khawatir Semua Akan Diperbaiki

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 13:45 WIB

Dimarahi Lewat Telepon, Pria di Subang Tewaskan Rekannya: Ini Motifnya

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:32 WIB

Hari Anak Nasional ke-41, DWP RSUD Subang Berbagi Kasih untuk Pasien Anak

Jumat, 11 Juli 2025 - 23:55 WIB

Bupati Reynaldy Tekankan Kolaborasi Cegah Korupsi

Selasa, 10 Juni 2025 - 10:44 WIB

Kunjungan Kerja Rasa Pre-Wedding? Sherly dan Dedi Mulyadi Disorot Netizen Se-Indonesia!

Senin, 2 Juni 2025 - 14:09 WIB

Baru 100 Hari, Subang Diguncang Perubahan Besar ala Kang Rey

Berita Terbaru