Kasus Pagar Laut di Bekasi, Kades Dan Anggota DPRD Jadi Tersangka

- Redaksi

Kamis, 10 April 2025 - 23:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

AR merupakan Kepala Desa (Kades) Segarjaya hasil pergantian antar waktu (PAW) masa jabatan 2018-2024.

i

AR merupakan Kepala Desa (Kades) Segarjaya hasil pergantian antar waktu (PAW) masa jabatan 2018-2024.

Bekasi – Kasus pagar laut di Desa Segarjaya, Kecamatan Tarumajaya ditemukan adanya dugaan pemalsuan 93 sertifikat hak milik yang berada di perairan usai Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menetapkan sembilan tersangka.

Dari sembilan tersangka, dua diantaranya MS merupakan Kepala Desa (Kades) sekaligus Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bekasi dan AR merupakan Kepala Desa (Kades) Segarjaya hasil pergantian antar waktu (PAW) masa jabatan 2018-2024.

Baca Juga :  Road Show Politik Sandiaga Uno Dinanti Oleh Pengusaha Muda Cirebon

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, menyampaikan bahwa para tersangka terlibat dalam pemalsuan dokumen pertanahan, termasuk penerbitan 93 sertifikat hak milik secara tidak sah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Tindak Pidana Umum (DirTidum) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menjelaskan AR menjual bidang tanah reklamasi laut kepada dua orang dengan inisial YS dan BL.Sementara, Kepala Desa MS menandatangani dokumen PM1 pada proses PTSL yang menjadi dasar terbitnya sertifikat.

Baca Juga :  Operasi Zebra Lodaya 2017, Polres Kota Cirebon Gelar Apel

“Yang bersangkutan, terhadap saudara MS kita kenakan pasal 263 ayat 1 dan 2 KUHP (tentang tindak pidana pemalsuan surat) juncto pasal 55 KUHP atau pasal 56,” katanya dalam konferensi pers di Bareskrim Polri.

Kendati begitu, Pelaksana Tugas (PLT) Sekretaris DPRD Kabupaten Bekasi, E Yusuf Taufik mengatakan belum mengetahui pasti terkait salah satu anggota dewan menjadi tersangka. Dirinya masih menunggu surat resmi untuk ditindaklanjuti.

Baca Juga :  Geram, Ahmad Murodi Pertanyakan Perizinan Mall Pakuwon Bekasi !

“Kami masih belum mengetahui pasti, kami masih menunggu surat resminya. Jika sudah ada surat resmi yang dikirimkan ke kami, akan kami naikkan ke pimpinan dewan untuk selanjutnya ke Bupati dan Gubernur,” tutupnya. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Parlemen Bayangan Kritik Survei CELIOS, Nilai Zulhas Tak Layak Masuk Menteri Terburuk
SMAN 1 Tambun Selatan Perkuat Karakter Siswa di Era AI Lewat Program BAGEUR

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:55 WIB

JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB

Keterangan foto: Ilustrasi tindak pidana korupsi yang berdampak terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Jakarta

Prof Romli Nilai Korupsi Rugikan Hak Sosial Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:02 WIB

Kondisi bangunan Rumah Sakit Watunggong di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang akan didukung pembangunannya melalui bantuan kemanusiaan Rp2,1 miliar dari masyarakat Kota Bekasi.

Nasional

Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:37 WIB