KAI: Di Stasiun dan Dalam Kereta Api Tetap Harus Pakai Masker

- Redaksi

Kamis, 19 Mei 2022 - 09:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Foto : Pemudik tiba di Stasiun Gambir, Jakarta, Sabtu 7 Mei 2022. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat pada Sabtu 7 Mei kedatangan penumpang dari daerah lain dengan tujuan Daop 1 Jakarta sekitar 39.600 penumpang. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga.

i

Foto : Pemudik tiba di Stasiun Gambir, Jakarta, Sabtu 7 Mei 2022. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat pada Sabtu 7 Mei kedatangan penumpang dari daerah lain dengan tujuan Daop 1 Jakarta sekitar 39.600 penumpang. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga.

Jakarta – Kereta Api Indonesia (KAI) masih mewajibkan para penumpang kereta api menggunakan masker, baik di stasiun maupun di dalam kereta. Ketetapan ini berlaku seiring keputusan Presiden Joko Widodo yang hanya membolehkan masyarakat beraktivitas di luar ruangan tanpa mengenakan masker. “Baik itu di stasiun maupun di atas kereta tetap harus menggunakan masker,” kata Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa, Rabu, 18 Mei 2022.

Baca Juga :  Penuhi Kebutuhan Masyarakat, UKM Cirebon Power Produksi Masker

Eva menambahkan, sesuai dengan syarat menggunakan masker pada moda transportasi publik, maka pengguna transportasi seperti kereta api juga tetap diwajibkan menggunakan masker selama dalam perjalanan kereta api dan saat berada di stasiun. Menurut dia, masker yang digunakan juga harus masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutup hidung, mulut, dan dagu.

Baca Juga :  Komunitas Anak Muda ini Bikin Malu PUPR Kabupaten Cirebon

Pelanggan harus mengganti masker secara berkala setiap 4 jam dan membuang limbah masker di tempat yang disediakan. “Pelanggan diimbau untuk tidak berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan,” ujar Eva.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk dapat naik kereta api, pelanggan harus dalam kondisi sehat, misalnya, tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam. Selain itu, suhu badan kata Eva juga tidak boleh lebih dari 37,3 derajat Celsius. “KAI memberikan healthy kit kepada pelanggan kereta api jarak jauh yang berisikan masker dan tisu basah secara cuma-cuma,” ucap Eva.

Baca Juga :  Kecelakaan KA di Karawang, Kereta di Daop 3 Cirebon Alami Keterlambatan

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Berita Terbaru