Jembatan Cipamingkis Telah Rampung

- Redaksi

Rabu, 20 Desember 2017 - 18:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bogor – Perbaikan dan Pembangunan jalur Transyogi Jakarta-Bandung atau lebih dikenal masyarakat dengan nama Jembatan Cipamingkis, kini telah rampung pengerjaannya. Padahal diperkirakan sebelumnya awal tahun 2018 Jembatan akan rampung.

Hari ini, jembatan tersebut diresmikan, karena pembangunannya telah rampung dikerjakan. Tentunya, hal ini pun membuat masyarakat Jonggol dan sekitarnya sangat senang, Rabu siang (20/12/2017).

Pantauan di lapangan, dalam pembukaan dan peresmian Jembatan Cipamingkis tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat M Guntoro, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor Yani Hasan, Camat Jonggol Beben Suhendar, serta Muspika Jonggol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat M Guntoro, dalam sambutannya mengungkapkan, dalam pembangunan Jembatan Cipamingkis ini tidak ada kendala yang berarti, sehingga pembangunannya dapat berjalan dengan lancar.

Baca Juga :  Pesan Ridwan Kamil kepada Jamaah Jogokariyan: Pegang Teguh Syariat Islam

“Alhamdulillah, pembangunan ini bisa selesai sebelum waktunya. Dalam kontrak dengan pihak ketiga, harusnya jembatan ini selesai pada tanggal 24 Desember 2017, tapi hari ini sudah bisa kita resmikan dan dipakai jembatannya,” ungkapnya.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Cipamingkis ini menggunakan APBD Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 7 miliar, dan mendapatkan hibah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berupa rangka baja.

“Kalau diuangkan, rangka baja dari Kementerian PUPR itu sekitar Rp 4,3 miliar,” tuturnya.

Saat disinggung soal pembangunan tembok penahan tebing (TPT) di aliran Sungai Cipamingkis, dirinya mengaku, tahun depan akan dilaksanakan pembangunan tersebut dengan anggaran dari APBD Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 10 miliar.

Baca Juga :  Ditetapkan Kemendagri, Walikota Cirebon Lantik 105 ASN

“Insya allah untuk tebingan itu akan kita bangun tahun depan,” janjinya.

Dirinya juga menghimbau, agar masyarakat dapat mengawasi truk yang melintasi jembatan ini tidak bermuatan lebih, sehingga Jembatan Cipamingkis tersebut tidak cepat rusak.

“Kita sudah pasang rambu-rambu agar kendaraan yang melintas ini muatannya tidak lebih dari delapan ton,” pungkasnya.

Ditempat yang sama Camat Jonggol Beben Suhendar mengatakan, selesainya pembangunan Jembatan Cipamingkis ini sangat membahagiakan masyarakat, lantaran selama jembatan tersebut rusak, dan dalam proses pembangunan, lalu lintas masyarakat terganggu.

“Warga sangat menyambut baik selesainya pengerjaan jembatan ini, karena akses jalan utama warga dapat kembali berjalan normal seperti sedia kala,” katanya.

Baca Juga :  Pengukuhan IPPAT Kota Bekasi, Wali Kota Sinegritaskan dengan Bapenda Kota Bekasi.

Ia menjelaskan, jembatan darurat yang sebelumnya dikelola oleh warga, dengan sendirinya akan berhenti, karena Jembatan Cipamingkis telah selesai dibangun, dan bisa digunakan kembali.

Beben berharap, kedepannya Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) membangun tebingan disisi Sungai Cipamingkis, untuk memperlama umur jembatan.

“Kalau tebingan ini tidak bangun, maka air sungai akan kembali menggerus jembatan tersebut,” paparnya.

Diketahui, kurang lebih 8 bulan ini masyarakat yang ingin melewati jalur Jonggol Via Jembatan Cipamingkis hanya bisa melewati jalur alternatif yang dibuat oleh warga masyarakat secara Swadaya, yakni ada 2 titik yang pertama arah ke Kp.Bengkong dan arah ke Kp. Jagaita sendiri persis melewati kebawah jembatan yang terputus.(RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT
Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat
1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi
BPBD Kabupaten Bekasi Terima Bantuan untuk Korban Gempa NTT dari Desa Karangraharja
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:46 WIB

BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat

Berita Terbaru

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

Cirebon

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:44 WIB