Iring-Iringan Pengantin Dihadang dan Dianiaya Sekelompok Pemuda

- Redaksi

Kamis, 29 Juni 2017 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com – Sekelompok pemuda yang hendak mengantar iring-iringan sepasang pengantin di Desa Gemulung Lebak, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon dihadang dan menjadi sasaran penganiayaan sekelompok pemuda, Kamis (29/06).

Berdasarkan data terhimpun, kejadian tersebut bermula saat para pemuda Desa Cipeujueh Kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon konvoi mengantar pengantin pria, Jaja Subagja, dengan mengendarai sepeda motor dan mobil, menuju rumah mempelai perempuan yang beralamat di Desa Munjul.
Namun, saat melintas di Jalan Desa Gemulung Lebak, Kecamatan Greged, rombongan pengantin tersebut dihadang dan diserang oleh sejumlah pemuda di desa setempat yang diduga dalam pengaruh alkohol. Akibat kejadian tersebut, empat orang pengiring pengantin mengalami luka-luka.

Baca Juga :  Dua Pemuda Babak Belur Diamuk Genk Motor

Kapolres Cirebon AKBP Risto Samodra melalui Kasubag Humas Polres Cirebon, AKP Acep Anda mengatakan, mengenai penyebab penyerangannya sendiri belum bisa dipastikan, dugaan sementara akibat pengaruh minum-minuman keras.

Baca Juga :  Ledakan di Gereja Santa Maria Tak Bercela, 2 Tewas

Sementara akibat adanya kejadian itu, pihaknya bersama Kapolsek Lemahabang serta Bhabinkamtibmas Desa Cipeujueh Kulon mendatangi para pemuda Desa Cipeujueh Kulon yang melakukan konvoi iring-iringan pengantin, dan mengimbau agar tidak melakukan aksi balas dendam.

Baca Juga :  Terkait Insiden Lempar Kursi dalam Rakercabsus PDIP Kota Cirebon, Ini Kata Bamunas-Edo

“Kami mengimbau agar segera memproses hukum kejadian tersebut serta menghargai proses hukum yang berlaku demi terciptanya kondusifitas di wilayah hukum Polsek Lemahabang,” ujarnya. (RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Balita 2 Tahun Tewas di Kontrakan Jatirangga Bekasi, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polres Metro Bekasi Ringkus 25 Bandit Motor, 23 Motor Curian Berhasil Disita
Kuasa Hukum Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Bekasi, Korban Sampai Dirawat 4 Hari
Minta Uang Miras, Pria Mabuk Bunuh Tuan Rumah Pesta di Purwakarta

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:08 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Kontrakan Jatirangga Bekasi, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami