Event Eight Cup, Wali Kota Paparkan Keinginan SMA dan SMK Negeri Di Kelola Kembali di Kota Bekasi

- Redaksi

Rabu, 3 Oktober 2018 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi buka acara event tahunan yang digelar oleh SMA Negeri 8 Kota Bekasi, hadir Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dr. Siti Aisyah, Gubernur Jawa Barat yang di wakilkan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawab Barat, Prof. Yudha M. Supriatna, Kepala Dinas Cabang Provinsi Jawa Barat Regional III, Heri Pansila, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, H. Alie Fauzie dan Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kota Bekasi, Tedi Hafni.

Event tahunan yang biasa di adakan di SMA Negeri 8 Kota Bekasi ini, menamai event tersebut dengan “Eight Cup”, Perwakinan dari Gubernur Jawa Barat menitipkan pesan untuk mengatakan tahun depan serahkan proposal ke Gubernur Jawa Barat agar tahun depan bisa merebutkan piala Gubernur Jawa Barat.

Baca Juga :  Sambut Ramadhan, Deddy Mizwar Hibur Jamaah

Dr. Rahmat Effendi, Wali Kota Bekasi memaparkan dalam sambutannya terkait jalan di depan sekolah SMa N 8.

Belajar belajar belajar, mudah mudahan bulan Februari yang lalu melalui Gubernur Jawa Barat Lama telah menadtangani kerja sama pengelola SMA dan SMK Negeri yang ada di Kota Bekasi, harapan besar semoga Gubernur Jawa Barat yang baru bisa merealisasikan agar bisa di kelola kembali oleh Kota Bekasi, karena pada sebelumnya SMA dan SMK di Kota Bekasi bisa gratis.

Baca Juga :  Ribuan Peserta Akan Ikuti Simulasi Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kabupaten Bekasi

“Itu salah satu target saya, janji saya di Pilkada lalu, mengembalikan pengelolaan SMA dan SMK di Kota Bekasi, jika sudah Pemerintah Kota Bekasi akan memikirkan untuk Pengelolaan Sekolah Swasta di Kota Bekasi” ujar Rahmat Effendi

Kota Bekasi adalah pintu gerbang Provinsi Jawa Barat yang bersebelahan langsung dengan Ibu Kota Negara yakni DKI Jakarta, kota ini harus setara dan butuh perhatian khusus dari Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga :  Ini Motif Suami Bunuh Istri Versi Polisi

Untuk Kepala Sekolah yang memegang tanggung jawab penting, harus tetap bersinegritas dengan Pemerintah Kota Bekasi, meskipun sekarang ini pengelolaannya sudah di Provinsi Jawa Barat, akan tetapi berdiri nya Sekolah Sekolah di Kota Bekasi adalah hasil dari bayar pajak warga Kota Bekasi, untuk itu, mari bantu agar semua berjalan dengan lancar.

Usai lakukan sambutan, Wali Kota Bekasi mengajak Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat, Anghota DPRD Provinsi Jawa Barat, untuk membuka acara Eight Cup. (ziz/humas/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
RW 017 dan Pemdes Jejalenjaya Salurkan Bantuan Sembako serta Uang Tunai untuk Warga Kurang Mampu
Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa
Wakil Ketua DPRD : Revisi Perda Desa Tampung Masukan Soal TKD hingga Perangkat Desa
Komisi III Soroti Mangkraknya IPAL, Minta Plt Bupati Segera Bertindak
DLH Kabupaten Bekasi Bantah Temuan Pemborosan BPK, Sopyan: Sewa Alat Berat Justru Hemat Rp1,8 Miliar
Wawali Harris Bobihoe Ajak Siswa Baru SMAN 10 Bekasi Bangun Karakter dan Raih Prestasi
Bekasi Cetak Sejarah, Satu-Satunya Kota di Jabar dengan Rata-Rata Lama Sekolah di Atas 12 Tahun

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:01 WIB

BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:26 WIB

RW 017 dan Pemdes Jejalenjaya Salurkan Bantuan Sembako serta Uang Tunai untuk Warga Kurang Mampu

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:15 WIB

Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa

Senin, 20 Juli 2026 - 19:21 WIB

Komisi III Soroti Mangkraknya IPAL, Minta Plt Bupati Segera Bertindak

Senin, 20 Juli 2026 - 19:04 WIB

DLH Kabupaten Bekasi Bantah Temuan Pemborosan BPK, Sopyan: Sewa Alat Berat Justru Hemat Rp1,8 Miliar

Berita Terbaru