Bekasi – Usai viral di media sosial Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi soal sekolah SMK Karya Pembaharuan Kabupaten Bekasi soal rencana mengadakan Study Tour ke Bali usai menerima laporan dari wali murid sekolah tersebut.
“SMK Karya Pembaharuan kami tetap melayani perjalanan ke Bali. Bagaimana program bapak yang melarang study tour ke luar kota, ” ucap orangtua murid saat menyampaikan ke Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Dengan begitu, Dedi Mulyadi meminta kepada pihak sekolah untuk membatalkan kegiatan tersebut. Dengan estimasi biaya Rp 5 juta sampai Rp 6 juta dirasa sangat membebani para orangtua murid.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Buat SMK Karya Pembaharuan, tolong hentikan rencana kegiatan ke Bali,” tegas Dedi.
Sampai saat ini sekolah SMK Karya Pembaharuan belum memberikan pernyataannya terkait rencana Study Tour ke Bali.”Ga ada bang, Kepala Sekolah sama Wakil Kepala Sekolah nya. Senin kemarin lagi aja, upacara biasanya ada,” ujar Abdul Aziz satpam sekolah SMK Karya Pembaharuan.”Iya tau viral di sosial media Gubernur Jawa Barat bang,” sambungnya.
Kendati begitu, sekolah SMK Karya Pembaharuan tetap melakukan aktivitas kegiatan belajar. Bahkan saat ini sekolah SMK Karya Pembaharuan sedang melaksanakan Ujian
.”Tau tau, ini kami sedang ada ujian yaa,” singkat salah seorang guru di SMK Karya Pembaharuan.(*)









