Bekasi Masih Banyak Bangunan Sekolah yang Sudah Tua dan Lapuk

- Redaksi

Rabu, 22 November 2017 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Sejumlah bangunan tua dan lapuk sekolah di Kota Bekasi ternyata masih banyak kita jumpai di beberapa titik wilayah.

Pernyataan tersebut diperkuat oleh Kepala sekolah SDN Margahayu XIII, Bekasi Timur, Ridwan Fauzie saat menunjukan bangunan tua sekolahnya yang hampir roboh itu kepada wartawan, Rabu 22 November 2017 diruang kerjanya.

Kata Ridwan, bangunan tua sekolah yang bagian belakang itu sudah 25 tahun sampai saat ini belum pernah sedikitpun tersentuh apalagi rehabilitasi oleh Pemerintah maupun Dinas terkait.

Baca Juga :  Harris: Anak Putus Sekolah Harus Bisa Mengenyam Pendidikan

“Padahal sekolah kami ini memiliki siswa/siswi sekitar 600, dan baru-baru ini pun sekolah telah meraih penghargaan pada ajang Gerakan Literasi Sekolah (GLS) tingkat Jawa Barat.

Kepala sekolah yang baru memimpin 2 tahun ini berharap kepada Pemerintah, khususnya Kepala Daerah agar bisa mengunjungi langsung ke sekolahnya dan melihat anak anak didik penerus bangsa yang belajar dibawah bangunan tua dan tidak layak pakai.

“Saya mau lihat pak Wali Kota Bekasi, DR. Rahmat Effendi untuk datang ke sekolah untuk melihat bangunan sekolah yang sudah mau roboh ini dibagian belakang,” ungkapnya, (22/11).

Baca Juga :  33 Siswa SDN 1 Muara Kabupaten Cirebon Keracunan Makanan

“Padahal sebelumnya Sekolah SDN XIII ini telah mendapat kabar bahwa akan mendapatkan pembangunan 12 Ruang Kelas Baru (RKB), namun sampai saat ini belum juga direalisasikan,” cetusnya.

Menurut informasi yang dia dapat bahwa Anggaran APBD tahun 2018 sudah masuk sekitar 2,7 Milyar, namun belum ada informasi lebih lanjut.

Tempat terpisah, Direktur Sosial dan Pendidikan LSM Sapulidi, Tengku Imam Kobul Moh Yahya juga memberi suaranya bahwa Dinas terkait harus secepatnya memperbaiki ruang kelas atau bangunan tua sekolah yang hampir roboh. “Ruang kelas rusak itu tidak akan langsung jadi dan terbangun secara otomatis dengan hanya pakai mata melihat,” cetusnya.

Baca Juga :  SDN Kayuringin Jaya VI Rebut Juara Pertama Lomba SKJ Jadoel 2019

Jika Dinas terkait hanya bisa memberi solusi saja, bisa-bisa alamat semua sekolah akan roboh dan rombeng. “Ingat, Dinas terkait harus mengerti apa yang namanya standar sarana dan prasarana dalam kategori sekolah rusak,” pungkasnya.(Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tri Adhianto Minta ASN Tingkatkan Kinerja, Pelayanan Publik Kota Bekasi Masuk 4 Besar Jabar
Pemkab Bekasi Siapkan Pesta Rakyat HUT RI 2026, Puncaknya Digelar 21 Agustus
DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Dewan Pengawas Tirta Bhagasasi Bahas Kisruh Internal
DPRD Kabupaten Bekasi Lantik dr. Ferry Sirait dan Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
dr. Ferry Parluhutan Sirait Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Tempati Komisi IV
Pisah Sambut Kapolres Metro Bekasi Kota, Tri Adhianto Apresiasi Pengabdian Kusumo Wahyu
Wali Kota Bekasi Lantik 24 Pejabat, Tekankan Keterbukaan dan Respons Cepat
DCKTR Kabupaten Bekasi Dukung Program Rumah ASN Kemenimipas Lewat Sinergi Penyediaan Hunian
Tag :

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:36 WIB

Tri Adhianto Minta ASN Tingkatkan Kinerja, Pelayanan Publik Kota Bekasi Masuk 4 Besar Jabar

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Pemkab Bekasi Siapkan Pesta Rakyat HUT RI 2026, Puncaknya Digelar 21 Agustus

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:16 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Lantik dr. Ferry Sirait dan Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:58 WIB

dr. Ferry Parluhutan Sirait Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Tempati Komisi IV

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Pisah Sambut Kapolres Metro Bekasi Kota, Tri Adhianto Apresiasi Pengabdian Kusumo Wahyu

Berita Terbaru