10 Hari Tanpa Jejak, Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Arupadhatu I Dihentikan

- Redaksi

Jumat, 18 September 2026 - 12:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Keterangan Foto:
Keluarga dan rekan-rekan lima jurnalis serta tiga awak Kapal Arupadhatu I menggelar aksi bersama dengan membawa foto dan poster para korban setelah operasi pencarian dihentikan Tim SAR gabungan di Selat Sunda, Kamis (17/9/2026). Operasi pencarian selama 10 hari belum menemukan keberadaan kapal maupun delapan orang yang hilang kontak.

i

Keterangan Foto: Keluarga dan rekan-rekan lima jurnalis serta tiga awak Kapal Arupadhatu I menggelar aksi bersama dengan membawa foto dan poster para korban setelah operasi pencarian dihentikan Tim SAR gabungan di Selat Sunda, Kamis (17/9/2026). Operasi pencarian selama 10 hari belum menemukan keberadaan kapal maupun delapan orang yang hilang kontak.

BANTEN – Tim SAR gabungan menghentikan operasi pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga awak Kapal Arupadhatu I yang hilang kontak di perairan Selat Sunda. Operasi pencarian telah berlangsung selama 10 hari sejak 7 September 2026.

Penghentian operasi dilakukan pada Kamis (17/9/2026) setelah tim gabungan dari sejumlah unsur, termasuk pemerintah, BPBD, TNI, Polri, dan relawan, belum menemukan tanda-tanda keberadaan kapal maupun delapan orang yang berada di dalamnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad mengatakan, meski operasi SAR resmi dihentikan, pemantauan terhadap kemungkinan keberadaan Kapal Arupadhatu I tetap dilakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Operasi SAR ini tidak berhenti sampai di sini. Setelah pencarian ini kami hentikan, kami lakukan pemantauan melalui SROP VTS, termasuk Lanal dan Polairud yang melakukan patroli,” kata Al Amrad di Carita, Pandeglang, Kamis.

Menurutnya, informasi dari kapal-kapal yang melintas di Selat Sunda juga akan menjadi bagian penting dalam pemantauan. Jika ditemukan informasi atau tanda-tanda baru terkait keberadaan kapal dan para penumpangnya, operasi SAR dapat kembali dilanjutkan.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, keputusan penghentian pencarian diambil setelah tim gabungan tidak menemukan petunjuk yang mengarah pada keberadaan Kapal Arupadhatu I.

Baca Juga :  Rawabinong Dibidik Jadi Ikon Wisata Bekasi, Fasilitas Bakal Ditambah

Sebelumnya, operasi pencarian diperpanjang selama tiga hari dari jadwal awal yang berakhir pada 14 September 2026. Namun, hingga masa perpanjangan berakhir, belum ditemukan petunjuk baru.

Selama operasi, Tim SAR gabungan menemukan 13 objek di sejumlah lokasi. Objek tersebut antara lain jaket pelampung, terpal, helm, dan galon. Setelah diperiksa dan dikonfirmasi bersama Polairud, seluruh objek tersebut dinyatakan tidak berkaitan dengan Kapal Arupadhatu I.

“Dengan berat hati, pelaksanaan operasi gabungan dan pertolongan ini oleh pihak yang berkepentingan atau pihak yang memiliki kewenangan dinyatakan dihentikan,” ujar Andra.

Baca Juga :  XLSMART Catat Pertumbuhan Positif Pascamerger, Pendapatan Tembus Rp42,49 Triliun

Delapan orang yang berada dalam rombongan tersebut terdiri dari tiga awak kapal dan lima jurnalis. Mereka yakni Warta selaku kapten kapal, Surakman sebagai anak buah kapal, serta Heriyanto sebagai pemandu.

Sementara lima jurnalis yang berada dalam kapal tersebut adalah M. Bagus Khoirunnas, pewarta foto Kantor Berita Antara; Ari Basuki, pewarta foto Merdeka.com; Yudhis dari iNews; Firdaus dari Anadolu Agency; dan Donal Husni, jurnalis freelance.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari NTT Menuju Dunia, Lanud El Tari Bidik Lahirnya Atlet Panahan Berprestasi
XL Ultra 5G+ Hadir di Yogyakarta dan Solo, Paket Mulai Rp50 Ribu
Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT
Adira Finance Satukan Operasional Mandala, Perluas Layanan Pembiayaan
Ribuan Warga Palembang Tumpah Ruah di SMARTFREN FUN RUN 5G
Wapres Gibran Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang, Moh Bisri Soroti Pengawasan
Dukung Zero ODOL 2027, Jasa Marga dan Polisi Tertibkan 36 Truk Bermuatan Berlebih di Tol Belmera
3 Anggota DPRD TTU Jadi Tersangka, Kantor Hukum 2000: Jangan Ada Kekebalan Politik

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Dari NTT Menuju Dunia, Lanud El Tari Bidik Lahirnya Atlet Panahan Berprestasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:01 WIB

XL Ultra 5G+ Hadir di Yogyakarta dan Solo, Paket Mulai Rp50 Ribu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Adira Finance Satukan Operasional Mandala, Perluas Layanan Pembiayaan

Selasa, 29 September 2026 - 17:44 WIB

Ribuan Warga Palembang Tumpah Ruah di SMARTFREN FUN RUN 5G

Berita Terbaru