Jasa Marga Melalui Anak Perusahaan, PT MLJ, Terbitkan Project Bond dengan Nilai Rp. 1,5 Triliun

- Redaksi

Jumat, 13 Oktober 2017 - 22:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com – Untuk memenuhi kebutuhan pendanaan, Jasa Marga tidak berhenti untuk melakukan inovasi alternatif pendanaan. Salah satu terobosan yang telah dilakukan oleh Jasa Marga pada bulan Juli 2017 adalah dengan melakukan penerbitan sekuritisasi yang berbasis hak atas sebagian pendapatan ruas Jagorawi (Jakarta-Bogor-Ciawi), yang merupakan salah satu ruas tol paling mature yang dimiliki oleh Jasa Marga. Tidak berhenti pada penerbitan sekuritisasi, kali ini Jasa Marga berinovasi untuk mengeluarkan Obligasi di level Anak Perusahaan yang disebut Project Bond, di mana untuk pertama kalinya dilakukan oleh anak usaha Jasa Marga, yaitu PT Marga Lingkar Jakarta (MLJ) untuk Ruas Tol JORR W2 Utara atau Kebon Jeruk-Ulujami, yang telah beroperasi penuh sejak tahun 2014.

Saat ini Jasa Marga memiliki 18 Ruas Tol baru yang sebagian besar masih dalam tahap pembangunan dan beberapa lagi telah beroperasi. Sesuai karakteristiknya, jalan tol merupakan bisnis jangka panjang sehingga membutuhkan alternatif pendanaan yang sesuai dengan karakteristiknya. Salah satu alternatif pendanaan yang dilakukan adalah dengan Penerbitan Project Bonds yang bertujuan agar perusahaan mendapatkan bunga yang tetapselama periode pinjaman dan juga pembayaran pokok atas pinjaman dapat menyesuaikan kemapuan cash flow dari project.

Baca Juga :  Jasa Marga akan Tindak Tegas Bagi Pelanggar yang Memasuki Jalan Tol Secara Ilegal

Instrumen Project Bond ini dinamakan Obligasi I Marga Lingkar Jakarta Tahun 2017, dengan nilai penerbitan sebanyak-banyaknya sebesar Rp.1.500.000.000.000 (satu triliun lima ratus miliar Rupiah) yang dibagi kedalam lima tranche, dengan memiliki beberapa jangka waktu yaitu: Seri A: 3 (tiga) tahun, Seri B: 5 (lima) tahun, Seri C: 7 (tujuh) tahun, Seri D: 10 (sepuluh) tahun dan Seri E: 12 (duabelas) tahun. Hasil pemeringkatan yang telah diperoleh adalah IdAAAsf (Triple A structured finance) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PT Marga Lingkar Jakarta dipilih sebagai Project Bond perdana Jasa Marga dengan alasan sebagai berikut :

Baca Juga :  Mitsubishi Motors Perkenalkan New Pajero Sport Ke Publik di Bekasi

1. Lokasi yang strategis
a. Memiliki konektivitas strategis dengan jalan tol lainnya, terkoneksi dengan Tol Dalam Kota dan jalan tol penghubung Jabotabek (Jakarta–Tangerang, Sedyatmo, Jagorawi, serta Jakarta–Cikampek), sehingga dari sisi lalu lintas tidak membutuhkan waktu lama untuk mencapai kapasitas traffic maksimal.
b. Merupakan Jalur pergerakan barang yang utama di Jabodetabek karena:
– Menghubungkan kawasan industri di Jabodetabek barat dan Jabodetabek timur
– Menyediakan akses ke bandara Soekarno–Hatta di Jakarta Barat dan pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta Utara.

2. Pertumbuhan volume lalu lintas yang sangat baik
Ruas Jalan Tol yang pendek dengan traffic volume yang tinggi karena memiliki panjang 7.67 Km yang terhitung pendek apabila dibandingkan dengan jalan tol lainnya di Indonesia dan volume lalu lintas tinggi karena letaknya yang strategis Large & Growing Customer Base:
a. Traffic Volume yang sudah meningkat secara signifikan dari sejak jalan tol resmi dioperasikan
b. Tingkat pertumbuhan jumlah kendaraan beroda empat di Jabodetabek yang tinggi dari tahun ke tahun

Baca Juga :  G20 EMPOWER Gelar Plenary Meeting Kedua di Yogyakarta

3. Robust Financial Performance

Pertumbuhan yang tinggi dan konsisten untuk: Pendapatan Tol, EBITDA, Marjin EBITDA dan kondisi keuangan yang stabil.

PT Marga Lingkar Jakarta memiliki konsesi ruas Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) Seksi W2 Utara yang didirikan pada tanggal 24 Agustus 2009. Pada tanggal 21 Agustus 2014, Jalan Tol JORR W2 Utara Segmen Ciledug-Ulujami diresmikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang menyambung Jalan Tol JORR W2 Utara segmen Kebon Jeruk-Ciledug yang telah lebih dulu diresmikan pada tanggal 26 Desember 2013 sehingga melengkapi seluruh ruas Jalan Tol JORR W2 Utara.(RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Adira Finance Satukan Operasional Mandala, Perluas Layanan Pembiayaan
PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung NTSC 2026, Perkuat Kompetensi Generasi Hospitality
Kopi Express Zuri Express Lippo Cikarang Gelar Baking Class Bersama HAI Cake dan Emina
FOX Lite Hotel Cikarang Hadirkan Nasi Bakaran, Harga Mulai Rp35 Ribu
Ribuan Warga Palembang Tumpah Ruah di SMARTFREN FUN RUN 5G
Wapres Gibran Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang, Moh Bisri Soroti Pengawasan
DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran, Ambil Sampel di Kali Abang 2
Dukung Zero ODOL 2027, Jasa Marga dan Polisi Tertibkan 36 Truk Bermuatan Berlebih di Tol Belmera

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:06 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung NTSC 2026, Perkuat Kompetensi Generasi Hospitality

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Kopi Express Zuri Express Lippo Cikarang Gelar Baking Class Bersama HAI Cake dan Emina

Rabu, 30 September 2026 - 14:00 WIB

FOX Lite Hotel Cikarang Hadirkan Nasi Bakaran, Harga Mulai Rp35 Ribu

Selasa, 29 September 2026 - 17:44 WIB

Ribuan Warga Palembang Tumpah Ruah di SMARTFREN FUN RUN 5G

Senin, 28 September 2026 - 18:54 WIB

Wapres Gibran Jenguk Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang, Moh Bisri Soroti Pengawasan

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Pendidikan

Revitalisasi Sekolah Bekasi Tembus Rp64,8 Miliar, Ini Rinciannya

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:03 WIB