Apel Bersama, Forkopimda Kota Bekasi Bahas Evaluasi Covid 19

- Redaksi

Senin, 7 Juni 2021 - 21:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

rakyatjabarnews.com, Bekasi – Apel pada Senin pagi tertanggal 07 Juni 2021 yang dihadiri oleh Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Kapolres Metro Bekasi Kota, Aloysius Suprijadi, Dandim 0507 Bekasi, Iwan Apriyanto dan Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairuman J. Putro yang hadir dalam apel bersama di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi mempersilahkan kepada Kapolres Metro Bekasi Kota untuk menyampaikan evaluasi penanganan Covid 19, bahwa dikatakan terjadi klaster baru pada Kota Kudus yang terjadi dengan tenaga kesehatan mengakibatkan peran TNI Polri untuk segera membantu dalam penanganan nya, sehingga kita berharap tidak kejadian di Kota Bekasi ini. Kota Bekasi sudah mampu untuk jenis penanganan Covid 19 yang sudah turun menjadi zona kuning, dan juga perkembangan ekonomi dalam masa pandemi ini harus ditingkatkan.

Baca Juga :  Klarifikasi DLH Kota Bekasi Terkait Upah Harian PHL Tenaga Kebersihan Kali Asem

Sinergitas peran Forkopimda sudah menjadi satu aksi dalam sosialisasi kepada warga Kota Bekasi, terjun langsung sosialisasikan penegakan protokol kesehatan, penggalakkan 5 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengunakan hand sanitiser) dan penerapan 3 T (Tracing, Tracking dan Treatment) untuk warga sekitarnya yang telah mengalami adanya indikasi penyebaran virus Covid 19.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa kita memiliki satgas Covid di Kota Bekasi yang selalu mensinergitaskan peraturan demi peraturan, semua harus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bekasi, Polres Metro Bekasi Kota, Kodim 0507 Bekasi dan Forkopimda lainnya.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengingatkan kepada seluruh peserta apel yang terdiri dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan aparatur pemerintah untuk saling berkoordinasi karena di Kelurahan adalah garda terdepan selain RT RW, jika ada 10 pasien isolasi mandiri pada saat ini di tegaskan untuk lockdown kembali melalui semi lockdown di wilayah. Pengetatan melalu 3 T juga harus dilakukan oleh Puskesmas di wilayah, karena di Kota Bekasi sudah menjadi zona kuning. Maka itu, tingkat kewaspadaannya harus benar benar dijaga.

Baca Juga :  Titi Masrifahati: Proyeksikan 3 Wilayah Percontohan Smartcity

Wali Kota paparkan mengenai hasil evaluasi penanganan Covid 19 pekan 4 Juni 2021, bahwa kembali menurun untuk kasus kesembuhannya menjadi 97,97 % (turun 0,3%) dan angka kasus aktif menjadi 0,74 %.

Kasus klaster keluarga masih mendominasi penmabhaan kasus di Kota Bekasi, dilaporkan tingkat Kelurahan, diantaranya ;

1. Kelurahan Aren Jaya, 20 kasus
2. Kelurahan Jatirangon, 18 kasus
3. Kelurahan Kayuringin, 14 kasus
5. Kelurahan Bojong Menteng, 13 kasus
6. Kelurahan Jatiraden, 11 kasus
7. Kelurahan Kota Baru, 11 kasus.

Baca Juga :  Munajat 212 di Monas Melonjak

Terdata, kasus per Kecamatan yang bisa dibilang masih banyak aktifitas masyarakat yang melakukan perjalanan dan kembali dari luar kota yang masih menjadi kesadaran masyarakat dalam pembatasan, dilaporkan sebagai berikut ;

1. Bekasi Timur, 39 kasus
2. Jatisampurna, 39 kasus
3. Bekasi Selatan, 38 kasus
4. Bekasi Utara, 37 kasus
5. Bekasi Barat, 30 kasus
6. Mustika jaya, 25 kasus
7. Pondok melati, 24 kasus
8. Jatiasih, 23 kasus
9. Medan Satria, 22 kasus
10. Rawalumbu, 20 kasus
11. Bantargebang, 20 kasus
12. Pondok gede, 12 kasus.

Saat ini, kota Bekasi masih berada di zona kuning sesuai instruksi Mendagri dimana kasus dalam 1 RT masih terbatas 1-2 rumah, hanya dilihat dari kasus aktif ada rumah dengan jumlah kasus aktif 1-7 kasus.

(Advertorial)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak
277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau
Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih
Kejari Bekasi Selamatkan Rp40,1 Miliar Uang Negara, 739 Perkara Ditangani
Tak Sekadar Parade Budaya, PNBK Bekasi Galang Rp500 Juta untuk NTT

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:41 WIB

Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak

Rabu, 2 September 2026 - 12:54 WIB

277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau

Berita Terbaru