Andi Arief Dipolisikan Soal Hoax, BPN Prabowo-Sandi Singgung Esemka Mar’uf Amin

- Redaksi

Minggu, 6 Januari 2019 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anthony Leong Saat Mengisi Pembekalan Relawan PRIDE (Prabowo-Sandi Digital Team) di Meruya, Jakarta Barat.

i

Anthony Leong Saat Mengisi Pembekalan Relawan PRIDE (Prabowo-Sandi Digital Team) di Meruya, Jakarta Barat.

Wasekjen Demokrat Andi Arief dilaporkan ke Bareskrim Polri karena diduga menyebar berita bohong soal isu adanya tujuh kontainer yang membawa surat suara tercoblos. Anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Anthony Leong mengatakan bahwa diksi yang dipakai oleh Andi Arief bukan merupakan hoax seperti yang dituduhkan oleh masyarakat.

“Kalau diperhatikan, diksi Andi Arief sedang mengimbau KPU untuk memeriksa kabar mengenai informasi tersebut. Coba dilihat lagi. Pak Ma’ruf Amin akan luncurkan Esemka pada Oktober 2018 tapi sekarang sudah Januari 2019 juga belum ada, padahal rakyat sudah menanti. Ini baru hoax. Kami minta pihak berwajib adil dalam memberantas peredaran hoax,” tutur Anthony pada keterangannya (5/1/2019).

Baca Juga :  Bupati Bekasi Tinjau Rumah Warga Roboh di Kelurahan Sertajaya

Koordinator PRIDE (Prabowo-Sandi Digital Team) itu meminta semua pihak untuk tidak saling memprovokasi dan meminta pihak berwajib untuk mencari siapa yang pembuat rekaman tersebut.

“Jangan sampai ini ada framming untuk menyudutkan Prabowo-Sandi karena cuitan yang viral, perekam suara itulah yang harusnya ditindak lanjuti. Kemarin kasus black campaign Sandiaga Uno Undercover juga tidak diproses sampai sekarang, padahal pelaporan sudah masuk,”Kabar soal tujuh kontainer surat suara yang tercoblos itu tersebar di grup WhatsApp serta diungkap Wasekjen PD Andi Arief lewat akun Twitter @AndiArief__. KPU bersama Bawaslu, Rabu (2/1/2019).

Baca Juga :  Satu Kendaraan Asal Solo Diamankan di Rest Area Tol Kanci

langsung mengecek ke lokasi yang disebutkan berada di Pelabuhan Tanjung Priok.Namun KPU memastikan kabar terkait adanya tujuh kontainer surat suara yang sudah tercoblos di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, adalah bohong. Penegasan ini disampaikan setelah KPU mengecek kontainer di Tanjung Priok.

Baca Juga :  Jokowi Pilih Ma'ruf Amin Jadi Cawapresnya Pada Pilpres 2019, Ini Alasannya

“Tidak ada, itu tidak benar, tidak ada TNI AL yang menemukan itu dan tidak benar KPU telah menyita,” ujar Ketua KPU Arief Budiman seusai sidak di Tanjung Priok.(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rano Karno Tegaskan Komitmen Jakarta Perkuat Kesehatan Pernapasan di Forum Internasional RESPINA 2026
AXIS SHORTIES 2026 Dibuka, Kreator Muda Berpeluang Raih Pendanaan dan Hadiah Rp250 Juta
Hari Anak Nasional 2026, Kemendikdasmen Kampanyekan Pembatasan Gawai di Sekolah
XLSMART Resmi Raih Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz
Pendapatan DKI Capai Rp29,29 Triliun, Belanja APBD Terus Dipercepat
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Audi Indonesia Bakal Luncurkan SUV Premium Baru di GIIAS 2026, Lengkapi Audi Q Series
XLSMART Gandeng Google, Pelanggan XL, AXIS, dan SMARTFREN Dapat Akses Google Gemini Gratis 6 Bulan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:49 WIB

Rano Karno Tegaskan Komitmen Jakarta Perkuat Kesehatan Pernapasan di Forum Internasional RESPINA 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:28 WIB

AXIS SHORTIES 2026 Dibuka, Kreator Muda Berpeluang Raih Pendanaan dan Hadiah Rp250 Juta

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:39 WIB

Hari Anak Nasional 2026, Kemendikdasmen Kampanyekan Pembatasan Gawai di Sekolah

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:03 WIB

XLSMART Resmi Raih Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:29 WIB

Pendapatan DKI Capai Rp29,29 Triliun, Belanja APBD Terus Dipercepat

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami