Alit Jamaludin Ajak Anak Muda Bekasi Jadi Pengusaha, Nilai Lapangan Kerja Kian Sempit

- Redaksi

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Alit Jamaludin, saat menggelar Reses Masa Persidangan II di RW 007, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Rabu (8/7/2026). Dalam reses tersebut, Alit mengajak generasi muda berani berwirausaha sekaligus menyerap aspirasi warga terkait drainase, Posyandu, dan sarana olahraga.

i

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Alit Jamaludin, saat menggelar Reses Masa Persidangan II di RW 007, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Rabu (8/7/2026). Dalam reses tersebut, Alit mengajak generasi muda berani berwirausaha sekaligus menyerap aspirasi warga terkait drainase, Posyandu, dan sarana olahraga.

KABUPATEN BEKASI – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Alit Jamaludin, mengajak generasi muda untuk tidak hanya bergantung pada lowongan kerja. Di tengah persaingan yang semakin ketat, ia menilai berwirausaha menjadi langkah nyata untuk membuka peluang ekonomi sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.

Pesan itu disampaikan Alit saat menggelar Reses Masa Persidangan II di RW 007, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Rabu (8/7/2026).

Menurutnya, kondisi dunia kerja saat ini menuntut masyarakat, khususnya anak muda, lebih kreatif dan berani membangun usaha sendiri.

Baca Juga :  Dalam Menyambut Hari Kartini ke-140, Pemkab Bekasi Gelar Ragam Perlombaan

“Lapangan kerja kita mulai sempit. Karena itu perlu gebrakan baru bagi pemuda dan masyarakat untuk membangun usaha. Tujuannya agar bisa menyerap tenaga kerja lokal,” kata Alit.

Selain mendorong semangat kewirausahaan, Alit juga menyerap berbagai aspirasi warga. Sejumlah usulan yang mencuat antara lain perbaikan drainase, pembangunan gedung Posyandu, hingga penataan sarana olahraga lingkungan.

Politikus tersebut memastikan seluruh usulan akan diperjuangkan agar masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bekasi dan menjadi prioritas pembangunan pada 2028.

Baca Juga :  Bunda Forum Anak Kabupaten Bekasi Dorong Penguatan Edukasi dan Pola Asuh 

Dalam kesempatan itu, Alit juga menjelaskan APBD Kota Bekasi yang mencapai Rp6,7 triliun dialokasikan untuk mendukung sektor pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.

“Anggaran ini harus kita pastikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Ketua RW 007, Ganjar, berharap persoalan drainase dan saluran air di lingkungannya segera mendapat penanganan karena masih menjadi keluhan warga.

Sementara itu, Lurah Duren Jaya, Yahya Rahman Salubis, mengatakan sejumlah proyek infrastruktur, termasuk perbaikan saluran air di beberapa titik, telah mulai dikerjakan pemerintah.

Baca Juga :  SMARTFREN Resmi Bertransformasi, Klaim Jadi “Jagoan Sinyal Se-Indonesia” dan Gelar SMARTFREN Run 2026

Aspirasi juga datang dari kader Posyandu yang mengusulkan pembangunan gedung pelayanan kesehatan. Selama ini kegiatan Posyandu masih menumpang di sekretariat RW dan musala karena belum memiliki fasilitas sendiri.

Menutup reses, Alit menegaskan seluruh aspirasi yang diterimanya akan dikawal hingga masuk dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

“Semua masukan warga akan saya catat dan saya perjuangkan sampai bisa direalisasikan,” tegasnya.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPK Temukan Dugaan Pemborosan Rp24,56 Miliar di DLH Bekasi, FORTALA Desak APH Bertindak
Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Jadi Magnet Sport City Bekasi
Raperda Pariwisata Bekasi Belum Diputus, Pansus XIV Libatkan Semua Pihak
Sarif Marhaendi: Kades Terpilih Wajib Ikuti Aturan Sebelum Ganti Perangkat Desa
Pansus XV DPRD Bekasi Desak Pemkab Terbitkan Surat Edaran Pilkades 2026–2034
Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi Meninggal Dunia, Jenazah Diautopsi
Koalisi Sipil Desak KPK Tuntaskan Dugaan Ijon Proyek di Kabupaten Bekasi

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:32 WIB

BPK Temukan Dugaan Pemborosan Rp24,56 Miliar di DLH Bekasi, FORTALA Desak APH Bertindak

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:57 WIB

Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Jadi Magnet Sport City Bekasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:47 WIB

Sarif Marhaendi: Kades Terpilih Wajib Ikuti Aturan Sebelum Ganti Perangkat Desa

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:58 WIB

Pansus XV DPRD Bekasi Desak Pemkab Terbitkan Surat Edaran Pilkades 2026–2034

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis

Berita Terbaru

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Gerindra, H. Bodin, memberikan keterangan kepada awak media di sela-sela rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (16/7/2026).

Pemerintahan

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:48 WIB

Kerjasama Hubungi Kami