Meski Raih WTP, DPRD Temukan 17 OPD Masih Bermasalah dalam LHP BPK

- Redaksi

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Pansus XVI DPRD Kabupaten Bekasi, Sunandar.

i

Ketua Pansus XVI DPRD Kabupaten Bekasi, Sunandar.

KABUPATEN BEKASI– Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang kembali diraih Pemerintah Kabupaten Bekasi ternyata belum sepenuhnya mencerminkan tuntasnya persoalan tata kelola keuangan.

Panitia Khusus (Pansus) XVI DPRD Kabupaten Bekasi mencatat 17 dari 29 organisasi perangkat daerah (OPD) masih memiliki temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Baca Juga :  Sumbangan Dana Kampanye PPP Minim, Bendahara : Kita Tidak Mengandalkan Bantuan Orang Lain

Mayoritas temuan berkaitan dengan kelebihan pembayaran proyek di dinas teknis. Selain itu, Pansus juga menyoroti persoalan piutang RSUD dan pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Ketua Pansus XVI DPRD Kabupaten Bekasi, Sunandar, mengatakan rapat bersama TAPD, BPKAD, Bappeda, dan Inspektorat digelar untuk memastikan seluruh rekomendasi BPK benar-benar ditindaklanjuti, bukan hanya menjadi catatan tahunan.

Baca Juga :  Binus University Cetak 100 Ribu Lulusan Mahasiswa

“Dari total 29 OPD, ada 17 yang masih memiliki temuan. Secara umum masih didominasi kelebihan pembayaran pekerjaan di dinas teknis,” kata Sunandar, Senin (6/7/2026).

Ia menegaskan, opini WTP bukan berarti pemerintah daerah bebas dari persoalan. Seluruh temuan BPK tetap wajib diselesaikan agar tidak terus berulang setiap tahun.

Baca Juga :  HIKAPAD : Generasi Muda Harus Jaga NKRI

“Pansus ingin memastikan ada langkah konkret dari setiap OPD sehingga temuan yang sama tidak kembali muncul pada pemeriksaan berikutnya,” ujarnya.

Pansus XVI menargetkan pembahasan tindak lanjut LHP BPK rampung pekan ini sebelum rekomendasi resmi diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Jadi Magnet Sport City Bekasi
Raperda Pariwisata Bekasi Belum Diputus, Pansus XIV Libatkan Semua Pihak
Sarif Marhaendi: Kades Terpilih Wajib Ikuti Aturan Sebelum Ganti Perangkat Desa
Pansus XV DPRD Bekasi Desak Pemkab Terbitkan Surat Edaran Pilkades 2026–2034
Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi Meninggal Dunia, Jenazah Diautopsi
Koalisi Sipil Desak KPK Tuntaskan Dugaan Ijon Proyek di Kabupaten Bekasi
Eks Kabid Pasar Disdagperin Kota Bekasi Jadi Tersangka, Diduga Minta Rp80 Juta untuk Alih Kelola MCK

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:57 WIB

Tri Adhianto Bidik Stadion Patriot Jadi Magnet Sport City Bekasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:48 WIB

Raperda Pariwisata Bekasi Belum Diputus, Pansus XIV Libatkan Semua Pihak

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:58 WIB

Pansus XV DPRD Bekasi Desak Pemkab Terbitkan Surat Edaran Pilkades 2026–2034

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:22 WIB

Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi Meninggal Dunia, Jenazah Diautopsi

Berita Terbaru

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Gerindra, H. Bodin, memberikan keterangan kepada awak media di sela-sela rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (16/7/2026).

Pemerintahan

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:48 WIB

Kepala Desa Burangkeng Nemin Bin H. Sain.

Pilkades

Kades Burangkeng Minta Perda Desa Tak Tergesa-gesa

Kamis, 16 Jul 2026 - 19:41 WIB

Kerjasama Hubungi Kami