Aher: Pertumbuhan Ekonomi di Jawa Barat Cukup Tinggi

- Redaksi

Minggu, 11 Maret 2018 - 15:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan bahwa berdasarkan data terakhir tahun 2016 pertumbuhan ekonomi Jawa Barat termasuk salah satu yang tertinggi yakni 7,74%. Sedangkan untuk Kota Cirebon 9,73%, Kabupaten Cirebon 13,49%, Kabupaten Majalengka 12,35%, dan Kabupaten Kuningan 13,59%.

Hal tersebut diungkapkannya dalam pembagian sertifikat tanah kepada 3000 warga yang berasal dari Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, dan Kanupaten Indramayu di Gedung Pertemuan The Radiant Kabupaten Cirebon, Minggu (11/3).

Dia mengatakan, dengan diberikannya sertifikat tanah melalui program legalisasi bertujuan agar warga bisa menggunakannya sebagai peluang akses pembiayaan keuangan bila itu diagunkan, kemudian dengan begitu bisa menciptakan lapangan usaha sehingga meningkatkan taraf ekonomi warga Jawa Barat.

“Adanya sertifikat itu gunakan sebaik mungkin dan manfaatkan progran yang ada sehingga masa depan anak cucu kita lebih baik lagi dari pada sekarang,” terang Aher sapaan akrabnya.

Sedangkan Presiden RI Joko Widodo mengatakan, target sebanyak 126 juta sertifikat tanah harus diselesaikan, namun hingga tahun kemarin baru mencapai 51 juta sertifikat. Dirinya telah memerintahkan kepada BPN agar di tahun sekarang sebanyak tujuh juta sertifikat harus keluar dan ditahun mendatang sekitar sembilan juta sertifikat.

Baca Juga :  Pererat Silaturahmi, H. Kalinga Kunjungi DPC GRIB Kabupaten Cirebon

Sedangkan untuk wilayah Jawa Barat ditargetkan pada tahun 2023 harus rampung semuanya. Tujuan dari pemberian sertifikat tanah secara gratis ini guna mencegah adanya permasalahan sengketa tanah.

“Tolong jaga sertifikat tanah ini jangan sampai rusak, kalau bisa fotocopy kalau misalkan hilang masih ada cadangannya. Dan juga bila memang sertifikat ini mau di ‘sekolahkan’ tolong pakai uangnya dengan sebaik mungkin agar bisa bermanfaat dikemudian hari,” terangnya.

Sedangkan Kepala BPN Sofyan Djalil menambahkan total sebanyak 9810 sertifikat tanah akan diberikan kepada warga Ciayumajakuning. Sedangkan yang hadir ditempat ini hanya 3000 warga, maka sisanya 6810 akan segera didistribusikan kepada masing-masing daerah melalui Kanwil BPN. Disebutkan pula ditahun kemarin BPN sudah mendistribusikan 592.000 sertifikat kepada warga Jawa Barat.

Baca Juga :  Serius Nyalon Walikota, Babeh M2 Dspat Restu Bang Pepen dan Sahabat

Dia menjelaskan total target di tahun 2018 ini sebanyak satu juta sertifikat tanah keluar untuk Provinsi Jawa Barat. Dia berharap mudah-mudahan target ini bisa terealisasikan, dan ditahun 2023 mendatang apa yang dicanangkan oleh Pak Jokowi bisa tercapai.

“Mudah-mudahan seluruh tanah di Jawa Barat bisa segera bersetifikat,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat
1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau
Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan
Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah
Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung
1.902 Warga Muktiwari Terima Beras 30 Kg per KK, Kades Bahrudin: Bantu Ringankan Beban Keluarga

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:02 WIB

1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami