Tagih Janji Jokowi Saat Kampanye, Perangkat Desa Seruduk Istana Negara

- Redaksi

Senin, 23 Oktober 2017 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Dalam rangka menagih janji kampanye Politik Jokowi, Perwakilan Perangkat Desa di Kecamatan Lemahabang berangkat menuju pendopo Bupati untuk berkumpul bersama 200 Perangkat Desa serta Kabupaten Cirebon yang akan dilepas oleh Bupati Sunjaya dari pendopo dan akan menuju Kementerian Dalam Negeri akan berlanjut ke Gedung istana hari Senin (23/10).

Saat dikonfirmasi Kepala Sekdes Cipejeuh Kulon Ayo, yang ikut dalam rombongan Perangkat Desa Dari Kecamatan Lemahabang mengatakan tujuan dari para Perangkat Desa serta Indonesia adalah untuk merealisasikan janji Jokowi.

Baca Juga :  Pengajuan RutiLahu Desa Lemahabang Kulon Disambut Kementerian PUPR

“Kami akan menuntut realisasi dari janji Jokowi dan dari Kecamatan Lemahabang semua perwakilan Perangkat Desa akan mengikuti aksi bersama persatuan Perangkat Desa seluruh Indonesia,” ujarnya saat ditemui awak media, Senin (23/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih menurut Ayo, janji Jokowi yang bertempat di Bandung tertanggal 3 Juli 2014 pada saat kampanye di salah satu statsion TV swasta, di antara kampanye yang pertama yaitu meningkatkan Professionalisme PNS dan program Reminerasi PNS. Poin kedua yaitu memberikan dana Desa sebesar 1.4 milyar dan mengangkat Perangkat Desa menjadi PNS secara bertahap.

Baca Juga :  Peringati Hari Kusta ke-65, Pemkab Cirebon Lakukan Sosialisasi ke Masyarakat

“Kami miliki bukti dalam bentuk video dari janji Jokowi pada saat kampanye di salah satu stasiun TV swasta dan di sana pada poin 2 selain akan memberikan Dana Desa sebesar 1.4 milyar Perangkat Desa, juga akan diangkat menjadi PNS secara bertahap,” terang Ayo.

Jika Jokowi tidak bisa mengangkat Perangkat menjadi PNS, menurut Ayo, maka massa Perangkat Desa akan meminta kenaikan gaji disamakan dengan PNS golong 2 sesuai Pendidikan minimal SMA.

Baca Juga :  Dukung Dispora, Kang Wildan Siap Gerakkan Olahraga dan Pemuda Bekasi

“Jika pun Joko Widodo dalam hal ini tidak mampu mengangkat Perangkat Desa menjadi PNS, maka kami meminta kenaikan gaji seusai gaji PNS golongan 2 untuk lulusan SMA,” jelasnya.

Rombongan dari setiap Kecamatan akan berkumpul di Pendopo Bupati dan menurut Ayo Bupati pun mendukung upaya dari persatuan Perangkat Desa seluruh Indonesia.

“Kami didukung oleh Pak Bupati, makanya kami berkumpul di Pendopo Bupati pada saat pelepasan perwakilan Perangkat Desa Kabupaten Cirebon untuk bergabung dengan para Perangkat Desa seluruh Indonesia,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru
Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial
Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ
SPMB 2026 Kota Bekasi, Pemkot Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah
Ketua DPRD Kota Bekasi Dukung Program Literasi Digital JMSI Bekasi Raya
HBH Lamahu Bekasi Pererat Harmoni Budaya di CFD
Pasar Tumpah Cikarang Bakal “Disapu Bersih”, TNI-Polri Siaga 24 Jam!
Asep Surya Ajak Infocity Kawal Program Bekasi, Fokus Sampah hingga Banjir

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:59 WIB

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:40 WIB

Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial

Senin, 25 Mei 2026 - 09:37 WIB

Bapenda Bekasi Apresiasi PLN Cikarang Tertib Setor PPJ

Senin, 11 Mei 2026 - 21:59 WIB

SPMB 2026 Kota Bekasi, Pemkot Pastikan Semua Anak Bisa Sekolah

Senin, 11 Mei 2026 - 14:41 WIB

Ketua DPRD Kota Bekasi Dukung Program Literasi Digital JMSI Bekasi Raya

Berita Terbaru