Kunjungan Kerja Lapangan Wali Kota Bekasi di Kecamatan Pondok Melati

- Redaksi

Rabu, 10 Oktober 2018 - 06:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Kunjungan Kerja Lapangan program 100 Hari Kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi sudah yang kelima di Kecamatan Pondok Melati, Wali Kota Bekasi, Dr.

Rahmat Effendi lakukan kunjungan seperti biasa menggunakan motor trail, bersama Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diantaranya, Plt. Kepala Dinas BMSDA, Arief Maulana, Plt. Kadinkes, Tanti Rohilawati, Camat Pondok Melati, Ika Indah Yati, Sekretaris Kecamatan Pondok Melati, Andy Frengky dan segenap Lurah se Kecamatan Pondok Melati yang mengawal kunjungan kerja Wali Kota Bekasi.

Mengawali kunjungan pertama, Wali Kota bersama rombongan melewati pasar Kecapi, Wali Kota menuju titik pertama ke Perbatasan Kecamatan Pondok Melati dengan Provinsi DKI Jakarta di Perumahan Mabes Hankam, disitu Wali Kota melihat perbatasan untuk kali antara Kecamatan Pondok Melati dan Provinsi DKI Jakarta yang terselip kalo yang sudah tidak aktif, Wali Kota mengintruksikan agar menelusuri dan menormalisasikan kali tersebut agar dampak bagi warga tidak banjir dan terus mengalir, termasuk juga beberapa jalan rusak yang harus diperbaiki.

Berlanjut ke Perumahan yang dilaporkan warga sering banjir, di Jalan Taruma Negara Kelurahan Jatiranggon, Wali Kota memanggil Kepala UPTD DBMSDA Pondok Melati, Faisal agar mengukur area yang sering banjir, mengitruksikan perbaikan saluran saluran yang ada agar di normalisasikan.

2 titik lahan untuk Puskesmas di Kecamatan Pondok Melati yang pertama di area Spring Garden Residence samping Kelurahan Jatimurni, Wali Kota dan rombongan juga bertemu dengan pengelola residence tersebut dan meminta 1000 meter lahan kosong yang tepat berada di belakang Kelurahan Jatimurni untuk di buatkan Puskesmas Jatiwarna. Yang kedua berada di titik Sport Center yang sudah tidak aktif di salam perumahan Puri Gading, ini yang menjadi titik kedua pembangunan Puskesma untuk Kelurahan Jati Melati.

“Ini untuk kepentingan warga, jadi tidak bisa untuk berpikir kepentingan sendiri, untuk kepentingan bersama, penentuan 2 titik Puskesmas ini adalah hasil kerja lapangan bersama” ujar Wali Kota.

Baca Juga :  Hari Kartana Sosialisasikan Empat Pilar Di SMK Bina Jaya Prestasi

Berlanjut ke titik pembangunan PU, Poulder Air yang berada di dalam area Masjid Baitul Haq Puri Gading Kelurahan Jati murni, yang pertama untuk perbaikan saluran yang menjadi titik tandon air, lalu akan di bangun tandon air agar mengurangi dampak banjir di perumahan tersebut, lalu di dalamnya juga membahas terkait IMB Masjid Baitul Haq yang belum jadi sampai sekarang ini, Wali Kota mengintruksikan agar jadi sebelum jumat pekan ini untuk legal nya pendirian rumah ibadah.

Wali Kota bersama rombongan meneruskan perjalanan menuju titik macet yang sering di alami oleh warga, yakni Pertigaan Sumir yang setiap sore nya menjadi titik macet, hal ini akan fi lakukan perluasaan area di sekita pertigaan sumir oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya air Kota Bekasi, yang diintruksikan oelh Wali Kota untuk lakukan pengukuran dan pembebasan wilayah.

Baca Juga :  Caleg DPR-RI Waras Wasisto Yakin Gandeng Ibu-ibu Raih Suara Banyak di Kabupaten Bekasi

Wali Kota juga sempat memuncak terkait pendirian ruko depan RS. Persada Medika Jatirahayu yang menutup salutan air di dalamnya, Wali Kota denngan tegas dan juga melaporkan ke Pihak Polres dan Kodim untuk meminta ijin bongkar pembangunan tersebut karena menutup saluran air, dalam waktu 2 hari kedepan sudah beres.

“Jika ada yang membackup dari manapun, kami dari Pemerintah Kota Bekasi akan berkoordinasi dengan pihak Polres Metro Bekasi Kota dan kodim 05/07 Bekasi untuk lakukan pembongkaran.” Tegas Rahmat effendi.

Kunjungan terakhir di Pasar Baru Pondok gede yang baru saja dibangun untuk pengelolaannya, Wali Kota sempat masuk kedalam untuk.melihat penataannya dan menelpon Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi agar berkoordinasi dengan Dinas perhubungan agar dibangun juga sub terminal di pasar tersebut, agar semua bisa rapi tidak menuai kemacetan parah.(ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028
TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan
Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa
Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Dokter Gigi Bekasi Kurang

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:21 WIB

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

Selasa, 14 April 2026 - 11:33 WIB

Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !