Ironis Nasib Warga Tambun Tertahan di Rumah Sakit, Ini Kronologisnya

- Redaksi

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 06:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Sungguh ironis nasib yang dialami Warga Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Firiani. Ia bersama anaknya yang baru saja lahir tidak bisa pulang ke rumahnya. Hal itu dikarenakan ia tidak memiliki uang untuk pembayaran rumah sakit sebesar Rp 12 juta di RS Fatmawati.

Saudara Firiani, Fauzi mengatakan, awalnya Firiani dibawa ke RSUD Cibitung untuk proses kelahiran anaknya. Tapi karena ada sesuatu hal dalam proses persalinan, saudaranya itu dirujuk ke RS Fathmawati.

Baca Juga :  Hotel 88 Gelar Mural Bekasi Tempoe Doelo

Kata dia, saudaranya sudah menggunakan BPJS. Tapi memang belum membayar iuran BPJS. “Saudara saya menggunakan bpjs memang belum bayar. Namun aneh saja kenapa RSUD merujuknya ke Fatmawati, kaya di Bekasi gak ada RS yang bagus saja,” kata Fauzi.

Baca Juga :  Warga Gumulung Lebak Terisolasi Akibat Jembatan Ambruk ke Dasar Jurang Sungai Cikanci

Uzi mengaku telah meminta bantuan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Bekaasi. Tapi ternyata tidak ditanggapi dengan alasan kerjasama RS Fatmawati dengan Pemkab Bekasi sudah tidak bekerjasama. “Ini sungguh aneh pelayanan kesehatan bagi warga miskin di Bekasi. Kenapa kalau tidak kerjasama dirujuk Fatmawati,” kesalnya.

Baca Juga :  Kota Bekasi Ajukan PSBB Ke Pemerintah Pusat

Saat ini, Uzi bersama dengan mahasiswa dari FISIP Unisma tengah mengupayakan supaya Firiani dan ankanya bisa pulang ke rumah. Firiani dan suaminya berasal dari kelaurga tidak mampu. Ia tentu ingin pulang ke rumah bersama dengan anaknya. Mereka membutuhkan bantuan.(RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DLH Kabupaten Bekasi: Dokumen UKL-UPL PT Glow Industri Herbal Care Belum Diproses, DPRD Siap Panggil Dinas Terkait
Warga Taman Persada Raya Bikin 1.000 Lubang Biopori, Wali Kota Bekasi: Ini Contoh Nyata Hadapi Kemarau
DLH Kota Bekasi Selidiki Dugaan Pencemaran Kali Bekasi, Sumber Diduga dari Hulu
Polres Metro Bekasi Kerahkan 4.222 Personel Amankan Pilkades Serentak di 154 Desa
Transformasi Besar Bekasi! Summarecon Bangun Stasiun Bekasi Extension Terintegrasi TOD Modern
Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut
Sekretariat DPRD Kota Bekasi Raih Predikat Pelayanan Sangat Baik, IKM Capai 93,3
Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 07:23 WIB

DLH Kabupaten Bekasi: Dokumen UKL-UPL PT Glow Industri Herbal Care Belum Diproses, DPRD Siap Panggil Dinas Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:17 WIB

Warga Taman Persada Raya Bikin 1.000 Lubang Biopori, Wali Kota Bekasi: Ini Contoh Nyata Hadapi Kemarau

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:27 WIB

DLH Kota Bekasi Selidiki Dugaan Pencemaran Kali Bekasi, Sumber Diduga dari Hulu

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Polres Metro Bekasi Kerahkan 4.222 Personel Amankan Pilkades Serentak di 154 Desa

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:20 WIB

Transformasi Besar Bekasi! Summarecon Bangun Stasiun Bekasi Extension Terintegrasi TOD Modern

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami