Nono: Patung dari Abad ke Berapa Bisa Diteliti

- Redaksi

Minggu, 17 September 2017 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Dalam acara Musyawarah Keraton yang berlangsung di Keraton Kesepuhan Kota Cirebon, sebagai bentuk dari rangkaian Festival Keraton Nusantara ke XI di Kota Cirebon, turut hadir Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan, Drs. Nono Adya Supriyanto, M.M., M.T untuk mengisi acara hari Minggu (17/9).

Baca Juga :  Pelita Bangsa Menggelar Mengaji Menuju Universitas Megah, Berkah, dan Religius

Dia menyinggung soal arti pelestarian kebudayaan. Menurutnya, pelestarian ini mempunyai arti perlindungan permaslahatan. “Jangan sampai benda-benda warisan kita berkeliaran di luar negeri tanpa jelas siapa pemiliknya. Dan banyak dijual palsu dengan mengklaim memiliki historis tinggi. Maka, itulah tugas kita untuk melakukan perlindungan,” ungkapnya saat ditemui awak media hari Minggu (17/9) di Keraton Kesepuhan.

Baca Juga :  Anies Nonton MotoGP dan Hadiri Acara KAHMI

Dia menjelaskan kalau misalnya ada patung dari perungu yang katanya dari abad 7. Kalau diteliti logamnya dan lainnya, pada abad ke 7 apakah sudah semaju itu. “Karena bisa dilihat itu, patung dari abad ke berapa itu bisa diteliti,” tandasnya.

Dia menjelaskan bahwa terdata 95.000 benda-benda peninggalan yang tercatat. Di museum nasional sudah hampir 153.000

“Makanya di Undang-Undang kajian kebudayaan ada salah satunya tentang pendataan. Kemudian diteruskan dengan perlindungan, pengembangaan,dan pemakaratan,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Pangkas Iring-Iringan Kendaraan Dinas, Kini Cukup Satu Mobil Bersama Staf
Pemkab Bekasi dan DPRD Sepakati Dua Raperda Strategis Jadi Perda
Jakarta Fair 2026 Dibuka, Pramono Sebut Tahun Ini Spesial Jelang 500 Tahun Jakarta
IEE Series 2026 Digelar Perdana di Balikpapan
Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, 525 Tersangka Berhasil Diamankan
Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah
Pasien Dirawat di Rumah Sakit, Tim Adminduk Cikarang Pusat Jemput Bola Rekam E-KTP ke Ruang Perawatan

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:35 WIB

Wali Kota Bekasi Pangkas Iring-Iringan Kendaraan Dinas, Kini Cukup Satu Mobil Bersama Staf

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:26 WIB

Pemkab Bekasi dan DPRD Sepakati Dua Raperda Strategis Jadi Perda

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:41 WIB

Jakarta Fair 2026 Dibuka, Pramono Sebut Tahun Ini Spesial Jelang 500 Tahun Jakarta

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:40 WIB

IEE Series 2026 Digelar Perdana di Balikpapan

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Berita Terbaru