oleh

Yosep: Keraton Gebang Bisa Menjadi Destinasi Aset Budaya Cirebon

RJN, Cirebon – Tak disangka di Wilayah Timur Kabupaten Cirebon terdapat sejarah Keraton Gebang yang dipimpin oleh seorang pangeran bernama Sutajaya, konon menurut cerita rakyat setempat sosok Pangeran Sutajaya diperkirakan hidup antara abad ke 17 Masehi.

Situs Keraton Gebang berlokasi disalah satu Desa diwilayah Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat. Festival Budaya Sejarah Keraton Gebang yang dipimpin oleh Pangeran Sutajaya kembali diangkat oleh masyarakat Gebang Cirebon.

Acara Haul Pangeran Sutajaya dilaksanakan di Desa Gebang Kulon Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon dihadiri oleh stakeholders, baik dari pihak kerabat keraton kasepuhan, Kementerian Pariwisata, Dinas Pariwisata Kabupaten Cirebon, Muspika Gebang, serta melibatkan Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) dan Barisan Serba Guna (Banser) dan Ormas lainnya.

Dalam sambutannya, Maha Patih Muhammad Kodiran yang mewakili Keraton Kanoman berharap kedepan Festival Budaya Keraton Gebang bisa menjadi Destinasi Wisata khusus di Wilayah Timur Cirebon, acara Haul Pangeran Sutajaya juga bisa dilaksanakan pada setiap tahun.

“Acara Haul Pangeran Sutajaya ini semoga bisa dilakukan secara rutin agar kedepan bisa dijadikan festival budaya tahunan yang bisa mendorong wilayah Gebang menjadi destinasi wisata unggulan.”

Sedangkan menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Cirebon, Hartono menyatakan pihak Pemda Cirebon akan mendorong agar kegiatan festival budaya Keraton Gebang bisa dilakukan setiap tahun yang akan di fasilitasi oleh pihak pemerintah.

“Kami mengundang pihak Kementerian Pariwisata agar bisa melihat secara langsung, jika festival Keraton Gebang ini dianggap bagus maka akan dijadikan Destinasi wisata budaya kedepanya.”

Sedangkan menurut salah seorang Anggota DPR RI, Yosep Umarhadi berharap Keraton Gebang yang aset budaya bangsa bisa menjadi sarana dalam mempererat silaturahmi diantara anak bangsa tanpa melihat suku, ras maupun agama.

“Ini merupakan aset budaya dimana sejarah Pangeran Sutajaya dan Keraton Gebang merupakan aset bangsa, kedepan akan kami dorong bersama sama agar menjadi agenda tahunan dan bisa dijadikan ikon bagi masyarakat di Cirebon Timur, “ungkapnya kepada media rakyatjabarnews.com saat ditemui disitus Pangeran Sutajaya, Minggu (9/12/2018).

Yosep Umarhadi menambahkan jika situs Keraton Gebang dan sejarah Pangeran Sutajaya akan diperhatikan mulai dari situs bangunannya maupun dari sisi sarana penunjang lainnya seperti infrastructure jalan, penunjuk arah maupun rehab pada situs bangunannya.

“Banyak kementerian yang akan terlibat dalam pengembangan Keraton Gebang, Kemendagri, Kementerian, Pariwisata, Kemendes, Kementerian PUPR dan Kemhub juga akan melakukan penataan, baik itu jalannya dan lain lain dalam mewujudkan Destinasi Pariwisata religi maupun budaya khususnya di wilayah Gebang Cirebon, “tandasnya. (ymd/rjn)

Komentar

News Feed