Fraksi PKB Soroti Temuan BPK hingga SiLPA Tinggi dalam Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi

- Redaksi

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bekasi Ahmad Faisal.

i

Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bekasi Ahmad Faisal.

CIKARANG PUSAT – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Bekasi menyampaikan sejumlah catatan kritis terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi yang digelar pada Senin (13/7/2026).

Dalam penyampaiannya, Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bekasi Ahmad Faisal, yang akrab disapa Gus Faisal, menegaskan bahwa meski Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), masih terdapat sejumlah temuan yang harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Baca Juga :  JTT Berlakukan Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek, Arus Lalu Lintas Arah Cikampek Direkayasa

“Fraksi PKB mendorong pemerintah daerah menyusun langkah strategis dan komprehensif melalui action plan yang jelas agar berbagai catatan BPK tidak kembali menjadi temuan pada tahun-tahun berikutnya,” ujar Gus Faisal.

Menurutnya, hasil pemeriksaan BPK masih menunjukkan adanya kelemahan dalam tata kelola keuangan, pengendalian internal, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, hingga efektivitas pelaksanaan program pemerintah.

Selain itu, Fraksi PKB juga menyoroti tingginya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) yang dinilai mencerminkan belum optimalnya pelaksanaan program pembangunan.

Baca Juga :  Komisi IV Minta Warga Miskin Didata Secara Valid

Gus Faisal mengatakan, besarnya SiLPA menjadi ironi ketika masyarakat masih membutuhkan percepatan pembangunan infrastruktur, perbaikan sekolah, peningkatan layanan kesehatan, hingga kesejahteraan tenaga pendidik.

“Anggaran yang tidak terserap pada akhirnya menjadi kerugian sosial bagi masyarakat karena banyak kebutuhan yang belum dapat dipenuhi,” katanya.

Fraksi PKB juga meminta Pemerintah Kabupaten Bekasi lebih mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia, Kabupaten Bekasi dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan penerimaan daerah.

Baca Juga :  Bupati Ade Kuswara: Komitmen Bangun Bekasi Tak Berhenti di 100 Hari

Tak hanya itu, Fraksi PKB mendorong agar kebijakan anggaran lebih berpihak pada pembangunan sumber daya manusia, khususnya peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru.

Di akhir pandangannya, Fraksi PKB menegaskan seluruh masukan tersebut merupakan bentuk fungsi pengawasan DPRD agar pengelolaan APBD Kabupaten Bekasi ke depan semakin transparan, akuntabel, tepat sasaran, serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek IPAL Jadi Sorotan, Plt Bupati Bekasi Minta Dua Dinas Beri Penjelasan
Plt. Bupati Bekasi Akan Panggil Direktur RSUD, Soroti Pelayanan hingga Kondisi Keuangan
Terungkap! Bocah 4 Tahun di Tarumajaya Diduga Dianiaya Ibu Tiri hingga Masuk PICU
Bocah 4 Tahun di Bekasi Kritis Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Polisi Ungkap Kekerasan Berulang
Bappeda Kabupaten Bekasi Minta OPD Susun Program Berbasis Data dan Tepat Sasaran
Firefighter Skill Competition 2026 Disdamkar Kabupaten Bekasi Diserbu Peserta, Antusiasme Industri Melonjak
Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Dukung Satgas Mitigasi PHK, Haryanto: Cegah PHK Sebelum Terjadi
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:11 WIB

Fraksi PKB Soroti Temuan BPK hingga SiLPA Tinggi dalam Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi

Senin, 13 Juli 2026 - 18:22 WIB

Plt. Bupati Bekasi Akan Panggil Direktur RSUD, Soroti Pelayanan hingga Kondisi Keuangan

Senin, 13 Juli 2026 - 17:00 WIB

Terungkap! Bocah 4 Tahun di Tarumajaya Diduga Dianiaya Ibu Tiri hingga Masuk PICU

Senin, 13 Juli 2026 - 16:10 WIB

Bocah 4 Tahun di Bekasi Kritis Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Polisi Ungkap Kekerasan Berulang

Senin, 13 Juli 2026 - 15:14 WIB

Bappeda Kabupaten Bekasi Minta OPD Susun Program Berbasis Data dan Tepat Sasaran

Berita Terbaru

JAECOO J7 SHS-P, SUV premium yang dibekali teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP), menjadi sorotan setelah diduga digunakan dalam pengujian fitur parkir otomatis di Jakarta. Teknologi intelligent driving tersebut dirancang untuk memudahkan proses parkir secara lebih cerdas, praktis, dan aman.

Jakarta

SUV JAECOO Parkir Otomatis di Jakarta Viral

Selasa, 14 Jul 2026 - 16:47 WIB

Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli menyampaikan paparan dalam sebuah kegiatan resmi di Jakarta. Yassierli dijadwalkan menghadiri Labour and Employment Ministers' Meeting (LEMM) BRICS di India pada 15–16 Juli 2026 untuk membahas isu jaminan sosial, pengembangan keterampilan, dan masa depan dunia kerja. Foto: Kemnaker RI.

Internasional

Menaker RI ke Forum BRICS, Bahas Nasib Pekerja dan Jaminan Sosial

Selasa, 14 Jul 2026 - 16:17 WIB