Menaker RI ke Forum BRICS, Bahas Nasib Pekerja dan Jaminan Sosial

- Redaksi

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli menyampaikan paparan dalam sebuah kegiatan resmi di Jakarta. Yassierli dijadwalkan menghadiri Labour and Employment Ministers' Meeting (LEMM) BRICS di India pada 15–16 Juli 2026 untuk membahas isu jaminan sosial, pengembangan keterampilan, dan masa depan dunia kerja. Foto: Kemnaker RI.

i

Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli menyampaikan paparan dalam sebuah kegiatan resmi di Jakarta. Yassierli dijadwalkan menghadiri Labour and Employment Ministers' Meeting (LEMM) BRICS di India pada 15–16 Juli 2026 untuk membahas isu jaminan sosial, pengembangan keterampilan, dan masa depan dunia kerja. Foto: Kemnaker RI.

JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli akan menghadiri Labour and Employment Ministers’ Meeting (LEMM) BRICS di India pada 15–16 Juli 2026. Dalam forum tersebut, Indonesia akan mendorong penguatan kerja sama internasional untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin dinamis, mulai dari perlindungan pekerja hingga pengembangan keterampilan di era digital.

Pertemuan para Menteri Ketenagakerjaan negara anggota BRICS itu akan membahas empat agenda strategis, yakni penguatan sistem jaminan sosial dan formalisasi pasar kerja, peningkatan partisipasi perempuan serta inklusi tenaga kerja, pengembangan daya saing dan pemetaan keterampilan, hingga pemanfaatan teknologi digital bagi seluruh pekerja, termasuk pekerja gig dan platform digital.

Baca Juga :  XLSMART Catat Pertumbuhan Positif Pascamerger, Pendapatan Tembus Rp42,49 Triliun

Menaker Yassierli menegaskan, keikutsertaan Indonesia dalam forum tersebut menjadi langkah penting untuk memperluas kolaborasi global di bidang ketenagakerjaan sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam merumuskan kebijakan yang adaptif terhadap perubahan dunia kerja.

“Forum BRICS menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat kerja sama internasional di bidang ketenagakerjaan. Melalui forum ini, Indonesia dapat bertukar pengalaman, memperluas kolaborasi, serta memperkuat sinergi dalam merumuskan kebijakan yang adaptif terhadap perubahan dunia kerja,” ujar Yassierli dalam keterangan resmi Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaan, Selasa (14/7/2026).

Baca Juga :  6 Tips Aman Berhaji dari PPIH

Ia menjelaskan, transformasi pasar kerja yang dipicu perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan kompetensi menuntut setiap negara untuk memperkuat perlindungan pekerja sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Karena itu, menurutnya, kerja sama antarnegara menjadi kunci untuk menghasilkan kebijakan yang mampu menjawab tantangan ketenagakerjaan global secara efektif.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Gelar Rapat Persiapan May Day

“Indonesia siap berkontribusi secara aktif dalam setiap pembahasan serta berbagi praktik baik yang telah dilakukan untuk mendukung terwujudnya dunia kerja yang lebih inklusif, produktif, tangguh, dan berkelanjutan,” katanya.

Forum LEMM BRICS juga diharapkan menghasilkan kesamaan pandangan di antara negara anggota dalam menyikapi berbagai perubahan dunia kerja, sekaligus memperkuat kolaborasi untuk menciptakan sistem ketenagakerjaan yang lebih adaptif, inklusif, dan berdaya saing di tingkat global.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Transformasi Bantargebang, Wali Kota Bekasi Belajar Ekonomi Sirkular dari Mizuda China
Ketua DPRD Kota Bekasi Pelajari Teknologi Pengolah Sampah Jadi Listrik di China
Dari Baitullah, Tri Adhianto Doakan Bekasi Makin Sejahtera di Hari Raya Kurban
JMSI Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Bandang Pidie Jaya
Munas II JMSI Digelar di Jakarta: Saatnya “Bikin Terang Indonesia”!
Hujan Gol di Osaka! Garuda Belum Menyerah!
Kualifikasi Panas di Negeri Matahari! Timnas Siap Jegal Jepang di Kandang!
Trafik Tol Tembus 600 Ribu! Bali Mandara Cetak Rekor Lonjakan Lalin Iduladha

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:17 WIB

Menaker RI ke Forum BRICS, Bahas Nasib Pekerja dan Jaminan Sosial

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:58 WIB

Transformasi Bantargebang, Wali Kota Bekasi Belajar Ekonomi Sirkular dari Mizuda China

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:44 WIB

Ketua DPRD Kota Bekasi Pelajari Teknologi Pengolah Sampah Jadi Listrik di China

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:50 WIB

Dari Baitullah, Tri Adhianto Doakan Bekasi Makin Sejahtera di Hari Raya Kurban

Sabtu, 6 Desember 2025 - 19:19 WIB

JMSI Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Bandang Pidie Jaya

Berita Terbaru

JAECOO J7 SHS-P, SUV premium yang dibekali teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP), menjadi sorotan setelah diduga digunakan dalam pengujian fitur parkir otomatis di Jakarta. Teknologi intelligent driving tersebut dirancang untuk memudahkan proses parkir secara lebih cerdas, praktis, dan aman.

Jakarta

SUV JAECOO Parkir Otomatis di Jakarta Viral

Selasa, 14 Jul 2026 - 16:47 WIB

Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli menyampaikan paparan dalam sebuah kegiatan resmi di Jakarta. Yassierli dijadwalkan menghadiri Labour and Employment Ministers' Meeting (LEMM) BRICS di India pada 15–16 Juli 2026 untuk membahas isu jaminan sosial, pengembangan keterampilan, dan masa depan dunia kerja. Foto: Kemnaker RI.

Internasional

Menaker RI ke Forum BRICS, Bahas Nasib Pekerja dan Jaminan Sosial

Selasa, 14 Jul 2026 - 16:17 WIB