Transformasi Bantargebang, Wali Kota Bekasi Belajar Ekonomi Sirkular dari Mizuda China

- Redaksi

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Huzhou, Zhejiang – Rangkaian kunjungan kerja Wali Kota Bekasi bersama jajaran DPRD Kota Bekasi di Provinsi Zhejiang, China, berlanjut ke Mizuda Group, perusahaan yang dikenal sebagai salah satu produsen tekstil besar sekaligus contoh keberhasilan transformasi industri berbasis inovasi dan ekonomi sirkular.

Kunjungan ini dilakukan untuk mempelajari strategi Mizuda dalam mengembangkan bisnis dari sektor tekstil hingga mampu melahirkan lini usaha baru di bidang lingkungan.

Dari perjalanan transformasi tersebut, Mizuda kemudian mengembangkan Wangneng Environment, perusahaan yang bergerak dalam pengolahan sampah menjadi energi atau waste to energy yang kini menjadi salah satu perusahaan besar di Tiongkok. Wangneng Environment juga menjadi mitra yang akan membangun fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bantargebang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, pengalaman Mizuda menjadi pembelajaran penting bahwa inovasi dapat menciptakan peluang ekonomi baru sekaligus menjawab tantangan lingkungan.

Baca Juga :  Pesan Wali Kota Bekasi di 25 Tahun HKBP Bojong Menteng

“Yang kami pelajari bukan hanya bagaimana proses industrinya berjalan, tetapi bagaimana Mizuda mampu bertransformasi melalui inovasi hingga melahirkan perusahaan baru di sektor lingkungan. Ini membuktikan bahwa inovasi dapat menghasilkan nilai ekonomi sekaligus memberikan solusi terhadap persoalan lingkungan,” ujar Tri.

Menurutnya, konsep tersebut menjadi referensi bagi Pemerintah Kota Bekasi dalam menyiapkan arah pengembangan kawasan Bantargebang ke depan. Kehadiran PSEL diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas pengolahan sampah, tetapi juga menjadi awal tumbuhnya ekosistem ekonomi sirkular yang mampu memberi dampak positif bagi masyarakat.

Selain membahas transformasi industri, Pemkot Bekasi juga menjajaki peluang kerja sama antara Mizuda Group dengan Dekranasda Kota Bekasi, khususnya dalam penguatan sektor industri kreatif dan fesyen.

Baca Juga :  TeamViewer dan ServiceNow Jalin Kemitraan Strategis, Percepat Operasional TI Otonom Berbasis AI

Kerja sama tersebut mencakup pengembangan kapasitas desainer muda, peningkatan kualitas produk UMKM, pertukaran pengetahuan, hingga membuka akses pasar internasional.

“Kota Bekasi memiliki banyak talenta kreatif yang perlu didukung agar mampu bersaing di tingkat global. Kami ingin kolaborasi ini menjadi ruang belajar bagi desainer dan pelaku UMKM, sekaligus membuka peluang lahirnya produk fesyen asal Bekasi yang memiliki daya saing internasional,” kata Tri.

Dalam kesempatan tersebut, Tri juga mengundang Mizuda Group untuk melihat peluang investasi di Kota Bekasi, termasuk kemungkinan pengembangan industri di kawasan Bantargebang.

“Kami berharap ke depan Mizuda dapat mempertimbangkan Bantargebang sebagai lokasi pengembangan industri. Visi kami adalah menjadikan kawasan ini sebagai pusat inovasi lingkungan dan kawasan ekonomi hijau,” ungkapnya.

Baca Juga :  HUT PSM ke-51 Kota Bekasi, Tri Adhianto Ajak Lansia Tetap Sehat dan Produktif

Ia menambahkan, transformasi Bantargebang tidak berhenti pada pembangunan fasilitas pengolahan sampah, tetapi juga diarahkan menjadi kawasan yang mampu menciptakan lapangan kerja, menghadirkan transfer teknologi, serta menggerakkan perekonomian masyarakat.

Menurut Tri, pengembangan Bantargebang akan dilakukan secara menyeluruh dengan PSEL sebagai fondasi utama, kemudian diperkuat melalui industri turunan seperti pemanfaatan fly ash dan bottom ash (FABA), pusat inovasi, investasi baru, hingga sektor kreatif dan manufaktur berbasis ekonomi sirkular.

“Saya ingin lima sampai sepuluh tahun ke depan, ketika orang mendengar nama Bantargebang, yang terbayang bukan lagi hanya gunungan sampah. Tetapi sebuah kawasan yang berhasil bertransformasi menjadi pusat inovasi lingkungan, pertumbuhan ekonomi hijau, dan tempat lahirnya peluang baru bagi masyarakat Kota Bekasi,” pungkasnya.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TeamViewer dan ServiceNow Jalin Kemitraan Strategis, Percepat Operasional TI Otonom Berbasis AI
Menaker RI ke Forum BRICS, Bahas Nasib Pekerja dan Jaminan Sosial
Ketua DPRD Kota Bekasi Pelajari Teknologi Pengolah Sampah Jadi Listrik di China
Dari Baitullah, Tri Adhianto Doakan Bekasi Makin Sejahtera di Hari Raya Kurban
JMSI Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Bandang Pidie Jaya
Munas II JMSI Digelar di Jakarta: Saatnya “Bikin Terang Indonesia”!
Hujan Gol di Osaka! Garuda Belum Menyerah!
Kualifikasi Panas di Negeri Matahari! Timnas Siap Jegal Jepang di Kandang!

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:24 WIB

TeamViewer dan ServiceNow Jalin Kemitraan Strategis, Percepat Operasional TI Otonom Berbasis AI

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:17 WIB

Menaker RI ke Forum BRICS, Bahas Nasib Pekerja dan Jaminan Sosial

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:58 WIB

Transformasi Bantargebang, Wali Kota Bekasi Belajar Ekonomi Sirkular dari Mizuda China

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:44 WIB

Ketua DPRD Kota Bekasi Pelajari Teknologi Pengolah Sampah Jadi Listrik di China

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:50 WIB

Dari Baitullah, Tri Adhianto Doakan Bekasi Makin Sejahtera di Hari Raya Kurban

Berita Terbaru