Viral Dugaan Pencemaran Kali Rawalumbu, Pemkot Bekasi Ambil Sampel Air

- Redaksi

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi melakukan pengambilan sampel air di aliran Kali Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Senin (19/05/2026), menyusul dugaan pencemaran yang menyebabkan perubahan warna dan bau pada air kali.

i

Petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi melakukan pengambilan sampel air di aliran Kali Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Senin (19/05/2026), menyusul dugaan pencemaran yang menyebabkan perubahan warna dan bau pada air kali.

Kota Bekasi – Warga Rawalumbu sempat dibuat resah setelah aliran Kali Rawalumbu mendadak berubah warna dan menimbulkan bau tak sedap. Menanggapi laporan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi langsung bergerak cepat melakukan pemeriksaan di lokasi pada Senin (19/05/2026).

Lokasi dugaan pencemaran berada di kawasan Jalan Dasa Darma RT 06 RW 02, Jembatan 9, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu. Tim DLH Kota Bekasi bersama unsur Kelurahan Bojong Rawalumbu turun langsung untuk melakukan pengecekan lapangan dan pengambilan sampel air.

Baca Juga :  Tinjau Lokasi Pembangunan Sekolah Terpadu untuk Penyandang Disabilitas

Berdasarkan hasil penelusuran awal, perubahan warna air diduga berasal dari tumpahan cat berukuran 20 liter di sebuah gudang sekaligus toko cat di sekitar lokasi. Insiden tersebut disebut terjadi saat proses pemindahan barang dan cairannya mengalir ke saluran domestik warga hingga masuk ke drainase yang terhubung langsung ke Kali Rawalumbu.

Kepala DLH Kota Bekasi, Kiswatiningsih, mengatakan pihaknya langsung menerjunkan tim pengawas lingkungan hidup dan laboratorium guna memastikan kondisi kualitas air serta dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan sekitar.

Baca Juga :  SMARTFREN Resmi Bertransformasi, Klaim Jadi “Jagoan Sinyal Se-Indonesia” dan Gelar SMARTFREN Run 2026

“Hasil sementara menunjukkan kondisi air terlihat keruh dan terdapat bau tertentu, namun belum ditemukan endapan pada permukaan maupun dasar aliran,” ujarnya.

DLH juga melakukan pengukuran lapangan dengan hasil pH 7,54, DHL 644,35 µS, temperatur 30°C, klorin bebas 0,08 mg/L, dan dissolved oxygen (DO) 4,5 mg/L. Meski demikian, hasil tersebut masih akan dianalisis lebih lanjut di laboratorium untuk memastikan karakteristik pencemar dan tingkat dampaknya terhadap lingkungan.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Gandeng Kejari Bekasi, 56 Operator Kelurahan Dibekali Program Jaga Desa

Pemerintah Kota Bekasi menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait agar penanganan berjalan optimal. Selain itu, para pelaku usaha juga diimbau lebih berhati-hati dalam pengelolaan bahan maupun limbah usaha agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

DLH Kota Bekasi juga mengajak masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan dan segera melapor apabila menemukan indikasi pencemaran di wilayah masing-masing. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekretariat DPRD Kota Bekasi Raih Predikat Pelayanan Sangat Baik, IKM Capai 93,3
Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah
Rp10,8 Miliar Sudah Digelontorkan, IPL TPA Burangkeng Masih Mandek! DPRD Desak Inspektorat Bongkar Penyebabnya
Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik
Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak
PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:29 WIB

Sekretariat DPRD Kota Bekasi Raih Predikat Pelayanan Sangat Baik, IKM Capai 93,3

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:19 WIB

Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:21 WIB

Rp10,8 Miliar Sudah Digelontorkan, IPL TPA Burangkeng Masih Mandek! DPRD Desak Inspektorat Bongkar Penyebabnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:44 WIB

Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:43 WIB

PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri

Berita Terbaru

Tim gabungan Bapenda Kabupaten Bekasi bersama Kejaksaan, TNI, Polri, Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat, dan perangkat daerah terkait melakukan inspeksi terhadap fasilitas sumur air tanah di salah satu perusahaan dalam rangka pengawasan perizinan serta optimalisasi penerimaan Pajak Air Tanah di Kabupaten Bekasi.

Bekasi

Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah

Jumat, 24 Jul 2026 - 08:19 WIB

Kerjasama Hubungi Kami