IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur

- Redaksi

Selasa, 7 April 2026 - 08:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Suasana sesi forum dan diskusi industri dalam rangkaian Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series, yang mempertemukan pelaku sektor energi, kelistrikan, dan manufaktur untuk membahas tantangan serta solusi transisi energi di Indonesia.

i

Suasana sesi forum dan diskusi industri dalam rangkaian Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series, yang mempertemukan pelaku sektor energi, kelistrikan, dan manufaktur untuk membahas tantangan serta solusi transisi energi di Indonesia.

Surabaya – Pertumbuhan kawasan industri di berbagai daerah mendorong meningkatnya kebutuhan energi, utilitas, hingga teknologi produksi. Menjawab kebutuhan tersebut, Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2026 memperluas jangkauannya dengan menghadirkan Indonesia Energy Week Surabaya.

Ajang ini akan digelar pada 15–18 Juli 2026 di Grand City Convention & Exhibition Surabaya, sebagai bagian dari strategi memperkuat konektivitas industri energi dan manufaktur di kawasan regional, khususnya Jawa Timur dan Indonesia Timur.

Surabaya dipilih karena perannya yang semakin strategis dalam peta industri nasional. Bersama Gresik dan Sidoarjo, kawasan ini menjadi salah satu koridor manufaktur terbesar di Indonesia setelah Jabodetabek. Jawa Timur sendiri tercatat menyumbang sekitar 15 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Selain itu, aktivitas logistik di wilayah ini juga sangat masif. Mulai dari kawasan industri hingga distribusi melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menjadi simpul penting pergerakan bahan baku dan komponen industri ke wilayah Indonesia Timur. Tingginya aktivitas tersebut membuat kebutuhan energi dan kelistrikan yang andal semakin krusial.

Indonesia Energy Week Surabaya akan digelar bersamaan dengan dua pameran industri yang telah lebih dulu dikenal, yakni Manufacturing Surabaya dan Growtech Indonesia.

Kolaborasi ini diharapkan menciptakan ekosistem industri yang saling terhubung, mulai dari teknologi produksi hingga kebutuhan energi dan utilitas.

Deputy Event Director Pamerindo Indonesia, Hanung Hanindito, mengatakan kehadiran Indonesia Energy Week Surabaya merupakan bagian dari pengembangan ekosistem industri yang lebih luas.

“IEE Series dibangun sebagai unified industrial marketplace. Di kawasan seperti Jawa Timur yang memiliki basis manufaktur dan logistik kuat, kebutuhan terhadap energi, kelistrikan, dan utilitas industri menjadi semakin penting,” ujar Hanung.

Baca Juga :  Insiden Bom di Surabaya, Ketua Lingkungan Gereja Bunda Maria Cirebon: Umat Katolik Jangan Mudah Terprovokasi

Menurutnya, penyelenggaraan di Surabaya membuka peluang interaksi yang lebih luas antara penyedia teknologi dan pengguna langsung dari sektor industri.

“Melalui Surabaya, perusahaan dapat bertemu langsung dengan pelaku industri manufaktur, agrikultur, hingga utilitas. Ini menciptakan diskusi yang lebih kontekstual terkait kebutuhan energi di kawasan ini,” tambahnya.

Dalam penyelenggaraannya, Indonesia Energy Week Surabaya menargetkan sekitar 3.000 pengunjung profesional. Ajang ini juga akan menghadirkan dua pameran utama, yakni Electric & Power Indonesia serta Water Indonesia.

Electric & Power Indonesia akan menampilkan teknologi kelistrikan, mulai dari sistem distribusi dan transmisi, pembangkit listrik, energi baru terbarukan, hingga solusi efisiensi energi.

Baca Juga :  Kapolsek Tarumajaya: 7 Orang Warga Villa Mutiara Gading Positif Covid-19

Sementara Water Indonesia fokus pada teknologi pengolahan air, filtrasi, hingga solusi konservasi air untuk kebutuhan industri.

Tak hanya pameran, rangkaian acara juga akan menghadirkan forum diskusi bertajuk Surabaya Electric Forum 2026 dengan tema “East Java Driving Indonesia’s Energy Transition.”

Forum ini akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari PLN Group, Dinas ESDM Jawa Timur, akademisi, hingga pelaku industri dan lembaga pembiayaan.

Topik yang dibahas meliputi implementasi RUPTL 2025–2034, pengembangan energi baru terbarukan, keandalan pasokan listrik, hingga peluang investasi di sektor ketenagalistrikan.

Melalui kolaborasi ini, Indonesia Energy Week Surabaya diharapkan tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga ruang strategis untuk mendorong transisi energi serta penguatan ekosistem industri berkelanjutan di Indonesia.

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Cuma Pulihkan Jaringan, XLSMART Kirim Bantuan untuk Warga NTT
81 Miles for Indonesia: XLSMART Jelajahi Semarang-Solo-Yogyakarta Bawa 5G dan Aksi Sosial
Tim SAR Temukan Satu Korban Tewas Ledakan Gas di Medan, Satu Orang Masih Dicari
Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara
RPB Beri Rapor Merah Dinkes Kota Bekasi, Desak Wali Kota Tri Adhianto Evaluasi Total
8 UMKM Kota Bekasi Tampil di HUT Dekranas 2026, Siap Rebut Pasar Nasional
Kapan Operasi LASIK Menjadi Pilihan Tepat? Kenali Kondisi Mata yang Perlu Diperhatikan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Bukan Cuma Pulihkan Jaringan, XLSMART Kirim Bantuan untuk Warga NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:05 WIB

81 Miles for Indonesia: XLSMART Jelajahi Semarang-Solo-Yogyakarta Bawa 5G dan Aksi Sosial

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:09 WIB

Tim SAR Temukan Satu Korban Tewas Ledakan Gas di Medan, Satu Orang Masih Dicari

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami