Menko PMK Bersama Menteri Infrastruktur Bersinergi Tangani Dampak Banjir di Bekasi

- Redaksi

Kamis, 6 Maret 2025 - 22:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Kementerian Infrastruktur, serta Pemerintah Kota Bekasi, terus berupaya untuk menangani dampak besar yang ditimbulkan oleh banjir yang melanda beberapa daerah, termasuk Kota Bekasi, baru-baru ini.

i

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Kementerian Infrastruktur, serta Pemerintah Kota Bekasi, terus berupaya untuk menangani dampak besar yang ditimbulkan oleh banjir yang melanda beberapa daerah, termasuk Kota Bekasi, baru-baru ini.

Bekasi – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Kementerian Infrastruktur, serta Pemerintah Kota Bekasi, terus berupaya untuk menangani dampak besar yang ditimbulkan oleh banjir yang melanda beberapa daerah, termasuk Kota Bekasi, baru-baru ini.

Dalam rapat koordinasi yang berlangsung hari ini, berbagai pihak membahas langkah-langkah konkret untuk rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur serta pemulihan sosial bagi masyarakat terdampak.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menyampaikan bahwa pemerintah tengah fokus pada dua aspek utama, yaitu tanggap darurat dan pemulihan infrastruktur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita baru saja rapat koordinasi untuk membahas lebih detail pelaksanaan tanggap darurat serta rehabilitasi. Tanggap darurat masih berlangsung, banyak masyarakat yang masih mengungsi dan membutuhkan bantuan, sementara di sisi lain, kita sudah mulai memasuki fase rekonsiliasi infrastruktur seperti jembatan yang putus dan sekolah yang tidak bisa digunakan,” ujar Pratikno.

Baca Juga :  Kata Kapolres Kuningan Soal Potensi Unjuk Rasa Saat Momen Pelantikan Presiden

Pada kesempatan yang sama, Menteri Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono menggarisbawahi pentingnya mitigasi bencana untuk mengurangi risiko bencana serupa di masa depan.

“Kami dari Kementerian Infrastruktur dan Pemerintah Kota Bekasi tengah melakukan langkah-langkah cepat, termasuk memperkuat tanggul-tanggul dan menata tata ruang yang lebih baik,” katanya. Ahy juga menekankan pentingnya pencegahan banjir rob dan penguatan infrastruktur terkait krisis iklim, seperti pembangunan tanggul laut di Utara, yang turut berkontribusi pada peningkatan risiko banjir.

Sementara itu, Walikota Bekasi, Dr Tri Adhianto menyampaikan bahwa pemerintah daerah bekerja sama dengan berbagai instansi untuk segera memulihkan fasilitas publik yang rusak akibat bencana.

“Infrastruktur seperti jalan yang putus dan sekolah yang terdampak tengah diinventarisasi, dan kami akan segera memperbaikinya dengan bantuan dari BNPB dan pemerintah pusat,” jelasnya.

Baca Juga :  Kalimalang Siap Disulap Jadi 'Venesia' Bekasi! DPRD Teriakkan Kolaborasi Besar!

Dalam upaya rehabilitasi, Tri menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pemulihan serta memitigasi bencana serupa di masa depan.

Bencana banjir dengan rincian 132 titik di 8 kecamatan dengan 23 ribuan KK terdampak atau 61 ribu warga. Kondisi sekarang ini sudah surat semua dan mengisahkan lumpur. Aliran listrik juga sudah dikoordinasikan untuk bertahap dinyalakan seluruhnya.

“Terakhir titik banjir berada di kelurahan Duren Jaya dan sekarang sudah surut dan akses listrik juga sudah terhubung,” ucapnya.

Kepala BNPB, Letjen Suharyanto, menginformasikan bahwa proses pemulihan secara bertahap terus berlangsung.

“Listrik dan air sudah kembali menyala di sebagian besar daerah, dan kami juga mendatangkan tangki-tangki air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, BNPB juga bekerja sama dengan Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI untuk memberikan bantuan logistik dan memastikan warga kembali ke rumah dengan aman.

Baca Juga :  Transparansi dan Efisiensi Meningkat, Pemkot Bekasi Terapkan Kartu Kredit Digital untuk APBD

Untuk sektor pendidikan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Abdul Muti mengungkapkan bahwa 114 satuan pendidikan terdampak banjir.

“Kami telah menyiapkan bantuan berupa paket keluarga dan sekolah untuk para siswa yang terdampak, dan kami berharap ini bisa membantu mereka kembali belajar dengan lancar,” ujar Abdul Muti.

Bantuan tersebut termasuk juga voucher pendidikan untuk membantu sekolah-sekolah yang membutuhkan fasilitas tambahan untuk pemulihan.

Pemerintah pusat dan daerah memastikan untuk bekerja cepat dan terkoordinasi guna memperbaiki dampak yang ditimbulkan banjir dan mempersiapkan langkah-langkah mitigasi bencana agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Sinergi ini diharapkan dapat meminimalisir dampak bencana serta mempercepat pemulihan bagi masyarakat yang terdampak. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau
Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih
Kejari Bekasi Selamatkan Rp40,1 Miliar Uang Negara, 739 Perkara Ditangani
Wayang Ajen Meriahkan Pembukaan PNBK Jilid III di Plaza Patriot Bekasi
BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT
DLH Kota Bekasi Susur Kali Bekasi, Tak Temukan Pipa Limbah Industri

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Kejari Bekasi Selamatkan Rp40,1 Miliar Uang Negara, 739 Perkara Ditangani

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Wayang Ajen Meriahkan Pembukaan PNBK Jilid III di Plaza Patriot Bekasi

Berita Terbaru

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

Cirebon

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:44 WIB