oleh

Kata Kapolres Kuningan Soal Potensi Unjuk Rasa Saat Momen Pelantikan Presiden

RJN, Kuningan – Jajaran TNI-Polri di Kabupaten Kuningan menggelar doa bersama seusai pelaksanaan salat Jumat berjamaah di Masjid Al Aman Mapolres Kuningan, Jumat (18/10/2019).

Doa bersama untuk negeri ini dipanjatkan, agar beberapa agenda nasional, pelantikan Presiden dan Pilkades serentak dapat berjalan aman dan lancar.

Kapolres Kuningan AKBP Iman Setiawan menuturkan, kegiatan doa bersama dimaksudkan untuk memohon kepada Allah SWT agar dalam pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, sekaligus Pilkades serentak di Kuningan bisa berjalan aman, lancar, dan kondusif.

“Kegiatan doa bersama ini sebagai bentuk rasa syukur dan memohon ridha Allah SWT dan kuasa-Nya, untuk memberi kekuatan kepada TNI/Polri bekerjasama dengan pemerintah daerah serta masyarakat dalam menjaga kondusifitas Kuningan. Tentunya berkaitan dengan agenda nasional berupa pelantikan Presiden/Wakil Presiden dan Pilkades Serentak,” terangnya.

Saat ditanya terkait informasi adanya gelombang aksi pada momen pelantikan presiden di Kuningan, Kapolres Kuningan menilai, bahwa hak menyampaikan pendapat di muka umum itu dilindungi oleh undang-undang.

“Namun perlu diperhatikan agar pelaksanaan unjuk rasa itu bisa sesuai aturan, seperti adanya pemberitahuan tiga hari sebelumnya, tidak dilaksanakan saat hari libur dan lainnya,” bebernya.

Walau demikian, Kapolres AKPB Iman meyakinkan, bahwa dua agenda nasional berupa pelantikan presiden maupun Pilkades serentak di Kabupaten Kuningan akan berjalan kondusif dan aman.

“Warga Kuningan kan sudah terbiasa hidup aman dan kondusif. Kami percaya di Kuningan akan tetap kondusif saat pelaksanaannya nanti,” pungkasnya. 

(dri/rjn)

Komentar

News Feed