Kata Kapolres Kuningan Soal Potensi Unjuk Rasa Saat Momen Pelantikan Presiden

- Redaksi

Jumat, 18 Oktober 2019 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Kuningan – Jajaran TNI-Polri di Kabupaten Kuningan menggelar doa bersama seusai pelaksanaan salat Jumat berjamaah di Masjid Al Aman Mapolres Kuningan, Jumat (18/10/2019).

Doa bersama untuk negeri ini dipanjatkan, agar beberapa agenda nasional, pelantikan Presiden dan Pilkades serentak dapat berjalan aman dan lancar.

Kapolres Kuningan AKBP Iman Setiawan menuturkan, kegiatan doa bersama dimaksudkan untuk memohon kepada Allah SWT agar dalam pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, sekaligus Pilkades serentak di Kuningan bisa berjalan aman, lancar, dan kondusif.

“Kegiatan doa bersama ini sebagai bentuk rasa syukur dan memohon ridha Allah SWT dan kuasa-Nya, untuk memberi kekuatan kepada TNI/Polri bekerjasama dengan pemerintah daerah serta masyarakat dalam menjaga kondusifitas Kuningan. Tentunya berkaitan dengan agenda nasional berupa pelantikan Presiden/Wakil Presiden dan Pilkades Serentak,” terangnya.

Baca Juga :  BI Himbau Masyarakat Tukarkan Uang di Tempat yang Resmi

Saat ditanya terkait informasi adanya gelombang aksi pada momen pelantikan presiden di Kuningan, Kapolres Kuningan menilai, bahwa hak menyampaikan pendapat di muka umum itu dilindungi oleh undang-undang.

“Namun perlu diperhatikan agar pelaksanaan unjuk rasa itu bisa sesuai aturan, seperti adanya pemberitahuan tiga hari sebelumnya, tidak dilaksanakan saat hari libur dan lainnya,” bebernya.

Baca Juga :  Sambangi Bekasi, Anies Baswedan Singgung Fenomena Ordal

Walau demikian, Kapolres AKPB Iman meyakinkan, bahwa dua agenda nasional berupa pelantikan presiden maupun Pilkades serentak di Kabupaten Kuningan akan berjalan kondusif dan aman.

“Warga Kuningan kan sudah terbiasa hidup aman dan kondusif. Kami percaya di Kuningan akan tetap kondusif saat pelaksanaannya nanti,” pungkasnya. 

(dri/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Berita Terbaru