Dedi Mulyadi Konsen Rombak APBD Jawa Barat 2025, Soal Pajak kembali Dibahas

- Redaksi

Selasa, 28 Januari 2025 - 12:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi.

i

Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi.

Bandung – Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi kembali menyoroti Alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat. Ia kembali memberikan arahan kepada jajaran Pemprov Jabar termasuk dinas terkait untuk merinci soal Alokasi APBD Jabar 2025.

Dalam YouTube Channelnya, Dedi menginginkan warga Jabar bisa memahami tentang alur alokasi APBD Jabar. Ia menekankan pentingnya efesiensi dan anggaran yang terfokus pada pembangunan.

“Hari ini kita kasih penjelasan karena tidak seluruh warga itu mengerti, termasuk banyak juga di tingkat nasional banyak yang mengaku pakar tidak mengerti,” kata Dedi Mulyadi, melalui YouTube Channel miliknya, dikutip Selasa (28/1/2025).

“Misalnya gini, pemerintah pusat memotong dana 305 triliun. Oh enggak punya duit, padahal yang disebut memotong itu adalah memangkas anggaran tertentu kemudian dipindahkan untuk kepentingan pembangunan,” sambungnya.

Dedi juga membeberkan bahwa Jawa Barat memiliki anggaran 31 triliun rupiah, uang tersebut diperoleh dari pajak kendaraan bermotor, pajak penghasilan, dan PPN.

“Kemudian bahwa seluruh regulasi itu akan bisa tercapai manakala regulasi ekonominya berjalan dengan baik, perusahaan tetap berproduksi, kendaraan tetap berjalan, ikan terjala gitu bahasa kasar saya,”imbuhnya.

Baca Juga :  154 Kades Dilantik, Bupati Bekasi: Ajak Semua Elemen Masyarakat Bersatu

Selain ditopang oleh regulasi ekonomi, ditambahkan Dedi, dalam menciptakan ketahanan ekonomi harus pula diperkuat dengan daya beli masyarakat, produksi dari pabrik-pabrik, dan kegiatan ekonomi yang membuat roda perekonomian di Jawa barat terus berjalan.

“Nah, kemudian sawah panen, jagung panen, pabrik-pabrik berproduksi, orang belanja ke pasar, belanja ke mall, belanja ke toko, ekonominya muter,” tuturnya.

Baca Juga :  Kedelai Sampai Minyak Goreng Mahal, Kini Giliran Harga Daging Sapi di Bekasi Naik

Selain aspek ekonomi, ia menyebut aspek keamanan perlu juga diperhatikan, seperti tidak adanya perang, konflik, serta mengantisipasi bencana alam. Alasanya faktor tersebut akan memutuskan ekonomi.

Kedepan Dedi akan memberikan target setiap tahunnya khususnya pada bidang pendapatan. Target tersebut akan dilakukan secara bertahap seperti Pendapatan Pajak kendaraan yang sebelumnya ditargetkan 8 triliun, menjadi 10 triliun.

“Tapi enggak sekarang Pak, tahun depan saya bikinnya, kalau tahun sekarang saya takut banyak yang stres soalnya harus pelan-pelan dulu,” ucapnya. (*)

Penulis : Aldi Salman

Editor : Abdul

Sumber Berita: rakyatjabarnews.com

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT
Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat
1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi
BPBD Kabupaten Bekasi Terima Bantuan untuk Korban Gempa NTT dari Desa Karangraharja
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:46 WIB

BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat

Berita Terbaru

XLSMART memperkuat jaringan 5G di Medan, Binjai, dan Deli Serdang dengan dukungan lebih dari 1.000 BTS 5G untuk meningkatkan kualitas konektivitas pelanggan SMARTFREN.

Nasional

Medan Dikebut 5G, XLSMART Siapkan 1.000 Lebih BTS

Selasa, 1 Sep 2026 - 09:33 WIB

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

Cirebon

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:44 WIB