Kedelai Sampai Minyak Goreng Mahal, Kini Giliran Harga Daging Sapi di Bekasi Naik

- Redaksi

Kamis, 24 Februari 2022 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang daging sapi di Jabodetabek bakal mogok sampai Kementerian Perdagangan mengumumkan kebijakan harga baru. / Ilustrasi.

i

Pedagang daging sapi di Jabodetabek bakal mogok sampai Kementerian Perdagangan mengumumkan kebijakan harga baru. / Ilustrasi.

Bekasi – Kemarin tempe dan tahu beredar di pasar, minyak gorengnya mahal. Sekarang ketika harga minyak goreng turun, tahu dan tempe yang bakal langka (miris). Kurang lebih begitulah gurauan ‘emak-emak’ menghadapi gejolak pangan di Indonesia akhir-akhir ini.

 

Harga kedelai terus merangkak naik memicu reaksi protes dan aksi mogok perajin tahu dan tempe. Akhirnya peredaran makanan favorit rakyat Indonesia tersebut mulai langka di pasar.

Baca Juga :  Harga Kepokmas di Kuningan Merangkak Naik, Cabai Merah Dibanderol Rp 50 Ribu

Nah, kali ini warga Bekasi tidak hanya mengalami kelangkaan dan kenaikan Tahu Tempe saja, harga daging sapi di Pasar Baru Bekasi sudah tiga hari ini mengalami kenaikan.

 

Bahkan, kenaikan harga daging sapi tersebut sudah terjadi pada tiga hari lalu.

Baca Juga :  Pedagang Pasar Pocong Bogor Jual Minyak Goreng dengan Harga Eceran Tertinggi

 

Pedagang daging sapi, Ali mengatakan, kini daging sapi dijual dengan harga Rp 135-130 ribu perkilogram. Sebelumnya, daging sapi dijual kisaran harga Rp 115 ribu perkilogram.

 

“Kita gak tahu harganya bisa naik. Beli dari sana kita beli sudah harga Rp 125rb perkilogram,” kata Ali kepada wartawan.

Baca Juga :  Pengusaha Tahu di Kuningan Ini Pingsan Gegara Terciduk Gunakan Gas Melon

 

Menurutnya, dengan kenaikan harga daging sapi ini membuat omset penjualan menurun 50 persen. Pasalnya kenaikan ini membuat daya beli masyarakat menjadi turun.

 

“Karen tau harganya naik pada kaga jadi beli, pada milih beli daging ayam. Omset jadi turun,” ungkapnya.

 

sumber: suara.com

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tri Adhianto Ajak Sahabat MUI Berantas Judi Online dan Perkuat Pembinaan Sosial
Eks Kabid Pasar Disdagperin Kota Bekasi Jadi Tersangka, Diduga Minta Rp80 Juta untuk Alih Kelola MCK
Kabupaten Bekasi Berfiskal Tinggi, Mengapa Fasilitas SMPN 2 Tambelang Masih Memprihatinkan?
Plt Bupati Bekasi Resmi Buka TMMD ke-129, Percepat Pemerataan Pembangunan di Wilayah Selatan
Damkar Kabupaten Bekasi Gerak Cepat Padamkan Kebakaran 4 Kios di Pasar Tambun Selatan
Fraksi PKB Soroti Temuan BPK hingga SiLPA Tinggi dalam Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi
2.416 KK di Bekasi Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 575 Ribu Liter Air Bersih ke 20 Titik
Proyek IPAL Jadi Sorotan, Plt Bupati Bekasi Minta Dua Dinas Beri Penjelasan

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:48 WIB

Tri Adhianto Ajak Sahabat MUI Berantas Judi Online dan Perkuat Pembinaan Sosial

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:29 WIB

Eks Kabid Pasar Disdagperin Kota Bekasi Jadi Tersangka, Diduga Minta Rp80 Juta untuk Alih Kelola MCK

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:42 WIB

Plt Bupati Bekasi Resmi Buka TMMD ke-129, Percepat Pemerataan Pembangunan di Wilayah Selatan

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:51 WIB

Damkar Kabupaten Bekasi Gerak Cepat Padamkan Kebakaran 4 Kios di Pasar Tambun Selatan

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:11 WIB

Fraksi PKB Soroti Temuan BPK hingga SiLPA Tinggi dalam Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami