Yuningsih : Dampak Limbah Menyebabkan Warga Mengalami Gatal-Gatal

- Redaksi

Senin, 10 Juli 2017 - 11:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – DPRD Kabupaten Cirebon meminta seluruh perusahaan di Kabupaten Cirebon untuk menaati aturan lingkungan. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Hj Yuningsih menyebutkan, pihaknya sebenarnya sangat terbuka terhadap para investor, namun para investor ini pun harus menuruti apa yang menjadi ketentuan di Kabupaten Cirebon.

Menurutnya, jangan sampai masyarakat sekitar industri dirugikan oleh para investor ini, di antaranya mengabaikan penanganan lingkungan, seperti yang terjadi pada salah satu perusahaan di Desa Waruduwur, Kecamatan Mundu. Sebuah perusahaan pengolahan hasil laut diduga membuang limbah sembarangan ke sungai sekitar sehingga membuat warga mengalami gatal-gatal.

Baca Juga :  Miris, Rumah Tak Layak Huni di Tegalgubug

“Jangan sampai penambahan kawasan industri ini justru merugikan masyarakat sekitar,” kata Yuningsih, Senin (10/07).

Yuningsih membeberkan, direncanakan 10 ribu kawasan industri akan ditambah di wilayah timur, dinas terkait harus ekstra kerja keras untuk mengawasi perusahaan ini, terutama jangan sampai aksi buang limbah ke sungai kembali terjadi.

“Kalau ini terjadi dan berbagai macam perusahaan membuang limbahnya ke sungai, hancurlah lingkungan kita. Dinas Lingkungan Hidup harus terus mengawasi perusahaan–perusahaan ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Peleburan UPTD Masih Mandeg di Organisasi

Sementara persoalan perusahaan PT KBT yang telah membuang limbah ke sungai di Desa Waruduwur, Komisi III DPRD langsung terjun pada Senin siang untuk melihat kondisi sungai tersebut.(juf/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Senin, 7 September 2026 - 15:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru