XL Axiata Bertekad Terapkan Prinsip ESG

- Redaksi

Rabu, 15 Desember 2021 - 21:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

rakyatjabarnews.com, Jakarta – PT XL Axiata Tbk  (XL Axiata) bertekad kuat untuk menerapkan prinsip-prinsip ESG (penyelamatan lingkungan (environmental), sosial (social), dan tata kelola (governance)). Manajemen XL Axiata sepakat bahwa penerapan prinsip ESG akan menjadi faktor penentu  bagi keberlanjutan bisnis perusahaan di masa depan. XL Axiata terus  berupaya menerapkan prinsip ESG dengan mengacu kepada target GSMA, yaitu menurunkan emisi karbon menjadi 0 pada 2050 (Net Zero Emission by 2050). Harapannya dengan bisa ikut menurunkan emisi karbon menjadi 0, XL Axiata juga bisa ikut berperan dalam mencegah bencana jangka panjang akibat perubahan iklim.

Chief of Corporate Affairs XL Axiata, Marwan O. Baasir mengatakan, “XL Axiata melihat penerapan ESG secara keseluruhan bermanfaat dalam mengukur sustainability atau keberlanjutan, serta dampak sosial investasi perusahaan di masa depan. Dengan menerapkan ESG, perusahaan dapat mengurangi secara signifikan potensi dampak operasional terhadap lingkungan dan mendapatkan kepercayaan baik dari publik maupun pemerintah, juga para pemangku kepentingan lainnya. Disisi lain, implementasi ESG dapat mengurangi energi yang digunakan, dan pada akhirnya dapat membantu pengelolaan biaya yang lebih baik bagi perusahaan.”

Marwan menambahkan, penerapan prinsip-prinsip ESG mungkin tidak secara langsung berpengaruh pada kinerja perusahaan. Namun, dalam penerapan ESG selama ini, XL Axiata mampu menjaga/meningkatkan citra perusahaan sebagai institusi yang perduli dengan usaha-usaha pelestarian lingkungan, penanganan persoalan sosial yang dihadapi masyarakat, serta melaksanakan tata kelola perusahaan yang baik. XL Axiata hampir tidak pernah mengalami persoalan yang terkait dengan ketiga hal tersebut.

Ke depan, lanjut Marwan, XL Axiata akan memperkuat pelaksanaan ESG, seiring dengan terus meningkatnya kesadaran publik untuk mengaitkan isu ESG dengan keputusan mereka dalam memilih produk layanan. Tingkat kesadaran publik diyakini akan terus meningkat atas persoalan/isu-isu terkait lingkungan, sosial, serta penerapan tata kelola perusahaan (ESG) yang baik oleh suatu perusahaan. Perusahaan dengan citra negatif pada penerapan ESG mulai dijauhi.

“Hal yang sama juga mulai terlihat dengan semakin meningkatnya investasi pada saham-saham perusahaan yang menerapkan ESG. Karena itu, sudah saatnya semua perusahaan, mulai menerapkan prinsip ESG, selain agar semakin banyak kalangan dunia usaha perduli dan berpartisipasi dalam penanganan isu utama yang dihadapi masyarakat dan bumi ini, juga demi keberlanjutan bisnis ke depan,” imbuh Marwan.

Secara konkret, di sektor lingkungan, kebijakan yang telah ditempuh oleh XL Axiata antara lain berupa upaya menghemat energi untuk operasional perusahaan, termasuk di kantor dan perangkat Base Transceiver Station (BTS). Pada perangkat BTS, XL Axiata telah menerapkan antara lain Green BTS yang meliputi Intelligent Ventilation Cooling System (IVS), penggunaan kipas angin DC, dan Air Conditioning. Penggunaan Green BTS ini mampu mengurangi konsumsi energi secara signifikan hingga mencapai 50%.

Baca Juga :  Wali Kota Bekasi Menerima Anugerah Tokoh Peduli Terhadap Kesejahteraan Guru Pendidik Al Qur'an

Selain itu, juga telah diterapkan penggunaan Hybrid System Charge Discharge Battery (CDC) pada BTS di area terpencil yang tidak ada pasokan listrik, yang berhasil mengurangi konsumsi solar hingga 54%. Setiap tahun, XL Axiata juga melakukan penghitungan terhadap konsumsi daya energi yang dikeluarkan beserta emisi yang dihasilkan. Penghitungan ini merupakan bagian dari proses pengawasan sekaligus acuan dalam perencanaan efisiensi konsumsi energi untuk tahun-tahun ke depan.

Selanjutnya, XL Axiata juga telah menerapkan digitalisasi pada berbagai fasilitas kerja karyawan di seluruh kantor yang dimiliki, termasuk ke layanan pelanggan, yang terbukti mampu berkontribusi mengurangi penggunaan energi listrik dan kertas. Misalnya, digitalisasi pada fasilitas ruang-ruang pertemuan yang secara otomatis termasuk mengatur penggunaan listrik sesuai waktu pertemuan. Demikian juga dengan digitalisasi dalam beragam proses administrasi yang mampu mengurangi secara signifikan penggunaan kertas.

Sementara itu pada aspek sosial, XL Axiata akan terus mendukung transformasi digital bagi kalangan perempuan melalui program-program pemberdayaan dan peningkatan literasi digital, terutama untuk kaum perempuan pelaku UMKM. Beriringan dengan perluasan jaringan 4G yang terus dilaksanakan, XL Axiata juga memberikan dukungan peningkatan literasi digital dan pemanfaatan sarana digital bagi masyarakat di daerah terpencil agar lebih produktif, antara lain bagi komunitas nelayan, serta pelajar dan pendidik.

Dukungan pada pemberdayaan perempuan juga dilakukan melalui penerapan kebijakan yang berorientasi pada kesetaraan gender di lingkungan kerja, serta keaktifan manajemen XL Axiata dalam mempromosikan kebijakan yang sama di dunia usaha dan sektor publik. Perusahaan membuka kesempatan secara luas juga bimbingan yang diperlukan bagi karyawan perempuan untuk berkarir secara maksimal hingga level pimpinan.

Baca Juga :  XL Axiata Targetkan 1 Juta Perempuan untuk Pemberdayaan Digital

Terkait dengan penanganan Covid-19, XL Axiata secara aktif mendukung pemerintah dalam percepatan dan pemerataan vaksinasi kepada masyarakat. Sejak bulan Maret 2021, XL Axiata telah membuka program Vaksinasi Indonesia Bangkit di Depok dan Medan, yang hingga bulan November 2021 lalu, total telah memberikan vaksin Covid-19 kepada 91 ribu warga. Selain itu, melalui brand AXIS, perusahaan juga mendukung vaksinasi bagi kalangan pelajar dan mahasiswa di 7 kota, yang hingga saat ini telah menjangkau total lebih dari 32.200  pelajar dan mahasiswa. Selain itu, perusahaan juga telah pemberian dana bantuan kepada BNPB, ribuan APD untuk nakes di puluhan rumah sakit, hingga penguatan jaringan di sekitar rumah sakit rujukan utama.

Terakhir, manajemen menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) di setiap proses bisnis. Transparansi performa perusahaan terus dijaga, antara lain melalui penerbitan Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan Tahunan. Di internal, sosialisasi kode etik perusahaan dilakukan secara berkala, demikian juga dengan sosialisasi anti korupsi. Semua ini juga telah implementasikan sebagai budaya perusahaan.

(red)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak
277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
Medan Dikebut 5G, XLSMART Siapkan 1.000 Lebih BTS
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau
Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih
Kejari Bekasi Selamatkan Rp40,1 Miliar Uang Negara, 739 Perkara Ditangani

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:41 WIB

Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak

Rabu, 2 September 2026 - 12:54 WIB

277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan

Selasa, 1 September 2026 - 09:33 WIB

Medan Dikebut 5G, XLSMART Siapkan 1.000 Lebih BTS

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau

Berita Terbaru