Pelantikan Anggota DPRD Kuningan Dihantaui Aksi Unras

- Redaksi

Jumat, 6 September 2019 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Kuningan – Pelantikan Anggota DPRD Kuningan periode 2019-2024 pada Senin (9/9/2019) nanti, dikabarkan bakal diwarnai aksi unjuk rasa. Gelombang aksi massa itu disebut-sebut akan menuntut terkait kinerja anggota dewan, yang harus lebih baik kedepan.

“Iya memang ada informasi dari elemen masyarakat akan melakukan unjuk rasa, namun baru secara lisan. Sebab belum melayangkan surat secara formal ke kami maupun ke polres, jadi sifatnya informasi ini belum resmi secara formal,” kata Plt Kabag Persidangan DPRD Kuningan, Deden Yualiadin saat ditemui di gedung dewan, Jumat (6/9/2019).

Pihakya mengaku, tidak akan menolak aksi unjuk rasa yang dilakukan setiap elemen masyarakat, sebab itu menjadi hak untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Hanya saja, dimohon agar aksi unjuk rasa ini dapat dilakukan secara tertib dan aman.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kota Bekasi Pelajari Teknologi Pengolah Sampah Jadi Listrik di China

“Untuk antisipasi adanya unjuk rasa dari masyarakat atau unsur lain kami sudah koordinasi dengan Polres, Dishub, Satpol PP, dan Corp Polisi Militer. Koordinasi ini lebih kepada penjagaan keamanan, mulai dari kedatangan tamu yang memasuki gedung dewan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, informasi akan adanya gelombang massa saat pelantikan nanti, dikabarkan terkait keinginan elemen masyarakat agar anggota dewan baru menyepakati pakta integritas untuk meningkatkan kinerja kedewanan. Jadi ada tuntutan agar kinerja anggota dewan periode mendatang bisa lebih baik lagi.

Baca Juga :  Pelapor Minta Ketua KPUD Kota Bekasi Minta Maaf ke Publik

“Itu yang saya dengar, jadi elemen masyarakat ini akan memberikan pakta integritas yang harus ditanda-tangani anggota dewan. Kaitannya dengan kinerja anggota dewan khususnya dalam melayani masyarakat,” terangnya.

Jika saat pelantikan benar-benar ada aksi unjuk rasa, pihaknya berharap, agar aksi tersebut dapat dilakukan secara tertib dan tidak berbuat anarkis.

“Kita akan menampung, kita akan melayani aspirasi itu, kita akan menerima dengan baik. Paling penting kami berharap, jaga kondusifitas dan tidak anarkis,” tegasnya.

Menurutnya, bagi orang yang tidak membawa undangan resmi dari Sekretariat DPRD Kuningan, maka dengan terpaksa tidak diperbolehkan memasuki gedung dewa. Hal ini sebagai bentuk antisipasi, untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama prosesi pelantikan anggota dewan.

Baca Juga :  Kadis LH Kabupaten Bekasi Tersangka Kasus TPA Burangkeng

“Lalu area parkir didalam gedung dewan sendiri, hanya khusus bagi unsur Muspida dan anggota dewan baik yang lama maupun baru. Diluar itu, kita sediakan parkir di sekitar gedung dewan,” tukasnya.

Disebutkan, jumlah undangan yang dipersiapkan sebanyak 600 buah baik untuk anggota dewan lama maupun yang kembali terpilih. Khusus undangan anggota dewan terpilih beserta istri, dan disediakan empat undangan tambahan untuk keluarganya.

“Jadi jumlahnya enam orang yakni anggota dewan terpilih dengan istri beserta anak dan saudaranya,” tutupnya.

 

(dri/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Berita Terbaru