Sebagian Wilayah Majalengka Mulai Turun Hujan, Ini Penjelasan BMKG

- Redaksi

Rabu, 28 Agustus 2019 - 05:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Majalengka – Setelah sekian lama, hujan mulai kembali mengguyur sebagian wilayah di Kabupaten Majalengka, Selasa (27/8/2019) sore. Meskipun hanya sekitar 10 menit, namun hujan dengan turun intensitas cukup tinggi cukup ‘menyegarkan’ warga.

Pantauan IJNews, salah satu wilayah yang diguyur hujan adalah Desa Maja Utara, Kecamatan Maja. Turunnya air hujan disambut gembira warga setempat, mereka bersyukur hujan kembali mengguyur setelah hampir empat bulan kemarau.

“Alhamdulillah tadi sekitar pukul 15.00 Maja utara diguyur hujan sebentar, diawali gerimis. Namun ketika hujan turun justru cuaca cukup terang, warga menyebutnya hujan poyan karena matahari cukup terang,” kata Kurnia melalui pesan singkat WhatsApp.

Meski hanya sebentar, guyuran hujan cukup membuat udara menjadi sejuk. “Sudah beberapa hari selalu mendung namun gak ada hujan. Alhamdulillah tadi hujan turun sebentar, saya dengar tiap warga berucap syukur, semoga musim hujan segera tiba,” katanya.

Baca Juga :  Ade Kuswara Fokus Gali Potensi PAD di Tengah Pemangkasan Anggaran

Sementara itu Kepala Stasiun BMKG II Stasiun Jatiwangi, Ahmad Faa Iziyn menjelaskan, saat ini sebenarnya masih dalam fase musim kemarau. Namun turunnya hujan pada hari ini di Majalengka dan sejumlah kota lainnya di Jawa Barat, seperti Bandung merupakan hal yang biasa.

“Definisi musim kemarau bukan berarti tidak ada hujan sama sekali, masih ada hujan dengan intensitas rendah (di bawah 50 mm/bulan) dan hujannya jarang,” ungkap Ahmad.

Baca Juga :  Mudik Lebaran Tahun Ini Dilarang Lagi? Ini Kata Kemenhub

Pada bulan Agustus ini, kata Ahmad, ada gangguan cuaca dengan munculnya aktivitas gelombang atmosfer Madden Julian Oscillation (MJO). Sehingga dapat menyebabkan meningkatnya potensi pertumbuhan awan hujan yang cukup signifikan di wilayah Indonesia.

“Untuk wilayah Ciayumajakuning, potensi hujan ringan di sekitar pegunungan. Di wilayah Kuningan dan Majalengka Selatan. Karena di dukung oleh faktor lokal pegunungan,” jelasnya. 

(kii/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Jumat, 24 April 2026 - 14:00 WIB

DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara

Berita Terbaru