Arus Balik Masih Berlanjut, Layanan Satgas Pertamina Siaga Masih Beroperasi

- Redaksi

Jumat, 14 Juni 2019 - 11:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III Jawa Bagian Barat tetap memberikan layanan penyediaan BBM di sejumlah rest area Non SPBU di sepanjang jalur tol dari Pejagan hingga Bekasi. Hal itu disebabkan proyeksi arus balik Lebaran masih terjadi sampai 13 Juni 2019.

Langkah ini juga sebagai dukungan Pertamina terhadap Surat Perintah Kapolda Jawa Barat mengenai perpanjangan masa Operasi Ketupat Lodaya menjadi Kamis 13 Juni 2019 pukul 24.00 WIB, dari sebelumnya Minggu, 10 Juni 2019.

Sejalan dengan keputusan arus balik tersebut, Menteri ESDM Ignasius Jonan turut meninjau langsung layanan SPBU di beberapa tempat peristirahatan di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Salah satunya, rest area KM 229 yang berada di ruas tol Pejagan, Cirebon.

Dalam kunjungannya, Menteri Ignasius Jonan melihat layanan SPBU 24 jam sekaligus memberikan  bingkisan kepada Operator SPBU yang bertugas selama masa Satgas Pertaminq Siaga.

“Tetap semangat dan jaga kesehatan. Kalian nggak libur Lebaran tetapi sudah membantu banyak orang,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, General Manager Pertamina MOR III Tengku Fernanda menyatakan Satgas Pertamina Siaga masih bertugas hingga 21 Juni 2019.

Baca Juga :  Wakil Walikota Bekasi dan Kapolres Rekrut Relawan Satgas Covid

Dalam melaksanakan tugasnya, tim Satgas Pertamina Siaga Ramadan Idul Fitri 2019 terus berkoordinasi dengan berbagai pihak baik Kepolisian, Kementerian ESDM, BUMN, Perhubungan, Jasa Marga dan pihak lain yang bersama-sama mendukung suksesnya arus mudik balik Lebaran.

“Koordinasi ini membantu kami dalam memberikan layanan terbaik penyediaan BBM, yang sifatnya sangat dinamis. Mengikuti perkembangan skenario rekayasa lalu lintas yang diterapkan kepolisian,” jelas Fernanda.

Selama arus mudik dan arus balik, konsumsi BBM jenis gasoline (Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo) di wilayah MOR III Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat, rata-rata meningkat 8 persen dari konsumsi normal. Yakni lebih dari 28.000 Kiloliter (KL) per hari.  Konsumsi tertinggi terjadi saat puncak arus mudik pada 30 Mei 2019 dimana peningkatannya mencapai 32% dari konsumsi normal, yakni hampir mencapai 35 ribu KL.

Baca Juga :  Jasa Marga Lakukan Pekerjaan Rekonstruksi Pavement di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek

Sementara pada arus balik, peningkatan konsumsi gasoline, terjadi pada 8 Juni lalu, yakni 11% dari konsumsi normal yang mencapai sekitar 30 ribu KL.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Berita Terbaru