Cuma Sepekan Dikaji, Bupati Kuningan Nilai Dokumen RPJMD Sudah Komprehensif

- Redaksi

Jumat, 24 Mei 2019 - 20:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Bupati Kuningan, Acep Purnama.

i

Bupati Kuningan, Acep Purnama.

RJN, Kuningan – Walaupun kajian RPJMD tahun 2018-2023 terbilang singkat oleh DPRD Kuningan, namun isi dokumennya dinilai sudah sangat komprehensif. Bahkan, materi RPJMD dapat dipergunakan sebagai acuan dasar dalam pengambilan kebijakan lima tahun ke depan.

“Dokumen yang tertuang dalam RPJMD ini sudah komprehensif dan holistik. Sehingga RPJMD akan menjadi acuan dasar dalam menjalankan pemerintahan selama kurun waktu lima tahun kedepan,” kata Bupati Kuningan, Acep Purnama, Jumat (24/5/2019).

Setelah disahkannya Perda RPJMD, Bupati Acep berharap, agar dokumen ini menjadi dasar dalam menjalankan roda pemerintahan daerah, untuk membangun daerah dan memakmurkan masyarakat Kuningan.

“Alhamdulillah Perda RPJMD telah resmi disahkan. Semoga RPJMD ini akan mampu menjawab tuntutan dan kebutuhan masa depan, sehingga mampu mengantisipasi semua perkembangan-perkembangan di masa mendatang,” ucapnya.

Diakui, dokumen perencanaan sudah dibuat secara komprehensif dan holistik. Sehingga hingga dalam lima tahun mendatang, dokumen perencanaan ini masih dapat up to date. “Tentunya dapat sejalan dengan visi misi pemerintah daerah yakni Kuningan Maju (Makmur, Agamis, Pinunjul) berbasis desa,” ujarnya.

Baca Juga :  Cuaca Buruk, Nelayan Indramayu Dilarang Melaut

“Di dalamnya juga, bagaimana kita dalam rangka menumbuh-kembangkan visi misi ini tentu dengan semangat menggelorakan nilai-nilai ke-Sajatian (Santana, Basajan, Santika), yang diterapkan dalam sendi-sendi kehidupan dimulai dari seluruh aparatur hingga di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, dokumen perencanaan dimaksud diharapkan dapat menjadi acuan dasar bagaimana menjalankan kebijakan dalam roda pemerintahan daerah. “Santana menggambarkan kehidupan masyarakat Kuningan yang bekerja keras, merakyat, dan tegas dalam mengamalkan ilmu dan berbakti pada nusa dan bangsa,” jelasnya.

“Basajan menggambarkan masyarakat Kuningan yang memiliki pola hidup sederhana, rendah hati dalam penampilan, sedangkan Santika menggambarkan masyarakat yang sigap, cepat, dan tepat dalam bertindak atau responsif,” bebernya.

Baca Juga :  Pemilu di Ambang Pintu, Disdukcapil Kuningan Diminta Kebut Perekaman KTP-el

Dijelaskan, penetapan arah pembangunan yang berfokus pada bidang peningkatan kesejahteraan dan kemajuan perekonomian masyarakat berbasis desa, merupakan upaya dalam peningkatan kinerja daerah di era otonomi. Kemakmuran masyarakat menjadi komponen berikutnya, yang harus menjadi fokus dalam proses pelaksanaan pembangunan di desa.

“Dimana upaya tersebut diharapkan akan menjadi semakin mantapnya posisi daerah sebagai kabupaten pinunjul, dalam konteks pembangunan regional maupun nasional,” pungkasnya. 

(dri/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Berita Terbaru