Cuaca Buruk, Nelayan Indramayu Dilarang Melaut

- Redaksi

Senin, 13 Januari 2020 - 17:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Cuaca Buruk di Laut Jawa, Nelayan Indramayu Dilarang Melaut

i

Cuaca Buruk di Laut Jawa, Nelayan Indramayu Dilarang Melaut

RJN, Indramayu – Kantor Syahbandar Indramayu mengeluarkan larangan bagi aktivitas kapal nelayan dan perahu wisata ukuran kecil (dibawah 10 Gross Ton), untuk melaut di sekitar gugusan Pulau Rakit atau di sekitar Pulau Biawak Indramayu. Imbauan tersebut dikeluarkan mengacu pada informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, terkait cuaca buruk di perairan Laut Jawa.

Baca Juga :  Resmikan Kantor Sekret RW 16, Tri Berharap Pelayanan Prima untuk Warga

Imbauan sekaligus larangan tidak melaut tersebut disebarluaskan oleh Kantor Syahbandar Indramayu kepada seluruh nelayan yang melakukan aktivitas mencari ikan, maupun mengantar wisatawan ke Pulau Biawak, Pulau Rakit dan Pulau Cendekian.

Baca Juga :  Kecamatan Rawalumbu, Mustika Jaya, Bantargebang Deklarasi Anti Hoax dan Radikalisme

“Larangan melaut ini berlaku hingga dua pekan ke depan, dikarenakan di sekitar gugusan kepulauan Biawak dan Rakit tinggi ombaknya mencapai tiga meter lebih,” kata Plt Kepala Kantor Syahbandar Indramayu, Akir, Minggu (12/01/2020) .

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akir mengungkapkan, kondisi cuaca saat ini bagi para nelayan kecil dengan perahu berukuran di bawah 10 GT akan sangat membahayakan keselamatan mereka. Dikatakannya, imbauan ini berlaku untuk seluruh kapal berukuran kecil, termasuk kapal pengantar wisatawan yang akan menuju ke Pulau Biawak. 

Baca Juga :  Warga Kelurahan Bintara Inisiatif Bagikan Voucer Sembako Bagi Warga yang Membutuhkan

(gie/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Berita Terbaru