Ahmad Hadadi : Guru Non PNS dalam Proses pencairan

- Redaksi

Senin, 5 Juni 2017 - 14:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Barat, Ahmad Hadadi mengungkapkan, Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk guru non-PNS dikelola langsung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), sedangkan TPG PNS pencairannya diserahkan kepada Provinsi.

Di Jawa Barat, TPG PNS untuk 21.665 guru, di triwulan pertama sudah dicairkan. Sisanya, sekitar 2.000 guru yang sudah bersertifikat sedang dalam proses verifikasi pemerintah pusat. Sedangkan, untuk triwulan kedua sedang dalam proses administrasi pencairan.

“Pencairan TPG guru honorer merupakan kebijakan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sementara pihak Pemerintah Provinsi hanya mengelola untuk TPG guru PNS, dan itu pun hanya sebagai transitoris. Artinya, apabila dana sudah masuk ke kas daerah segera dicairkan ke guru yang bersangkutan. Jadi semua kebijakan tetap dikendalikan oleh Kemendikbud,” papar Hadadi, Minggu (4/6).

Meski demikian, Hadadi menjelaskan, pencairan TPG untuk guru non-PNS di Jabar dari Kemendikbud diprediksi akan cair dalam waktu dekat. Berdasarkan SIMTUN data guru non-PNS di Jabar yang sudah dapat SK TPG sebanyak 9.928 orang.

“Untuk para guru non PNS di Jawa Barat, dimohon untuk sabar karena pencairannya masih dalam proses. Insya Allah dalam waktu tidak terlalu lama Kemendikbud melalui Dirjen GTK, akan segera mentransfer dana TPG ke rekening masing-masing,” ujarnya.

Sedangkan, honor dari provinsi Jabar untuk guru non-PNS di dipastikan sudah cair. Termasuk juga honor untuk tenaga Tata Usaha (TU) di Triwulan I.

“Saya sudah cek ke beberapa sekolah di SMA Kota Bandung, honor non-PNS untuk guru dan tenaga ke-TU-an, alhamdulillah sudah cair untuk bulan Januari sampai Maret,” ujar Hadadi.

Sementara itu, untuk honor April dan Mei sedang dalam proses pencairan. “Mudah-mudahan minggu depan sudah bisa cair,” lanjut Hadadi. (Dul/RJN)

Baca Juga :  Info Bandung Hari Ini
Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT
Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat
1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi
BPBD Kabupaten Bekasi Terima Bantuan untuk Korban Gempa NTT dari Desa Karangraharja
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:46 WIB

BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:02 WIB

1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi

Berita Terbaru

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

Cirebon

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:44 WIB