Dampak Rujukan Baru BPJS, Selain Merugikan Masyarakat Cirebon Timur

- Redaksi

Selasa, 30 Oktober 2018 - 05:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Wakal Direktur Pelayanan RSUD Waled

i

Wakal Direktur Pelayanan RSUD Waled

Ternyata berdampak pada RSUD Waled Cirebon

RJN, Cirebon – Sudah hampir 2 bulan sistem rujukan berjenjang diterapkan oleh BPJS, banyak masyarakat yang merasa dirugikan seperti yang dirasakan oleh masyarakat yang berdomisili Wilayah Timur Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat.

Kurangnya RS tipe D dan RS tipe C yang berada di Wilayah Timur Cirebon, dimana rujukan BPJS secara otomatis memunculkan RS tipe D dan Tipe C yang berada jauh di wilayah barat Cirebon.

Baca Juga :  Ketua Komisi II: Destinasi Pariwisata Pantai Bungin Menjadi Salah Satu Objek Wisata di Kabupaten Bekasi

Pasien di wilayah sini khususnya (Red. Waled) menanggung biaya ongkos lebih tinggi untuk berobat ke RS tipe C karena jaraknya yang jauh, dimana di wilayah Cirebon timur hanya ada 1 RS tipe D dan tipe C.

“Sehingga masyarakat disekitat sini harus mengelurkan ongkos lebih banyak untuk menempuh ke RS D atau ke RS tipe C banyak tersebar di wilayah barat Kabuapten Cirebon.” ungkap Wadir Pelayanan pada awak media rakyatjabarnews.com saat ditemui di lantai 4 Gedung RSUD Waled, Senin (29/10/2018).

Masih menurut dr. Dwi Sudarni untuk di RSUD Waled sendiri diakui mengalami penurunan jumlah pasien sebesar 60% khususnya pada kunjungan pasien rawat jalan dan secara otomatis menurunkan jumlah pasien rawat inap.

Baca Juga :  Peringati Hari Hipertensi Sedunia, Tropicana Slim Gelar Kampanye Beat Hypertension dan Cek Tensi Massal Serentak di 42 Kota Se-Indonesia

“Tentu ini berdampak langsung pada beban kerja mereka (Karyawan RS Waled) dan berkurangnya beban kerja pelayanan, maka remun atau jasa pelayanan yang akan diterima pegawai disini pasti turun,”tandasnya.(ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Berita Terbaru