Kadinkes Cirebon Tegaskan Informasi Viral Belakangan Ini Hanya Hoax

- Redaksi

Kamis, 16 Agustus 2018 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hj. Eni Suhaeni

i

Hj. Eni Suhaeni

RJN, Cirebon– Setelah Kepala Bidang P2P Nanang Ruhyana kini Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon tegaskan bahwa hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Kepala UPT Puskesmas Waled menyatakan tidak ada penyebaran HIV melalui Cek Darah di Wilayah Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat, Kamis (16/8/2018).

Inilah hasil pemerikasaan lapangan yang di lakukan oleh pihak Puskesmas Waled akan kebenaran berita yang viral di media sosial dimana ada pemeriksaan darah oleh pihak luar tenaga kesehatan dari rumah ke rumah (Red.door to door).

Baca Juga :  Launching Vomoz Boutique,Thifal Islami: Berbagi Dengan Anak Yatim Piatu

Kepala Puskesmas Waled, dr. H Sudaryanto melakukan pemerikasaan internal kepada 2 Bidan Desa yaitu Bidan Eti yang bertugas di Desa Waled Asem dan Bidan Putri yang bertugas di Desa Mekarsari kecamatan Waled Kabupaten Cirebon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mereka (Red.Bidan Desa) menerima laporan dari Kader bahwa di desanya ada pemeriksaan darah pada masyarakat oleh pihak luar,”paparnya.

Dokumen.

Baca Juga :  Nelayan Mundu Pesisir Berdemo Menuntut Dilegalkannya Garok

Sedangkan pihak luar yang diperiksa oleh Kepala Puskesmas Waled di mulai dari Kuwu Waled Asem, YN dan Kader Desa Waled Asem yang bernama Ibu EL dimana dari hasil keterangan pemerikasaan keduanya membenarkan telah terjadi pemeriksaan darah oleh pihak luar pada waktu 2 minggu yang lalu dan melaporkan kepada Bidan Desa juga kepada Kuwu.

Masih menurut pemeriksaan yang dilakukan oleh Kepala Puskesmas Waled bahwa sasaran pemerikasaan di Desa Waled Asem, kepada Kader dan masyarakat dengan melakukan pemerikasaan darah yang menceritakan bahwa pemerikasaan darah oleh pihak luar menggunakan alat elektronik dengan cara menyentuhkan kepada salah satu anggota tubuh (Red.Jari) dan hasil pemeriksaan tersebut muncul pada monitor.

Baca Juga :  Ketua PWM apresiasi Kemajuan Sekolah Menengah Kejuruan Muhamadiyah Cirebon

Sehingga kesimpulan yang diperoleh oleh Kepala Puskesmas Waled adalah pemeriksaan tidak melakukan pengambilan specimen darah melainkan melalui alat elektronik dengan menyentuhkan anggota tubuh yaitu jari,” kata Hj. Eni Suhaeni kepada rakyatjabarnews.com. (ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!
Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur
Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan
Longsor Maut, Tambang Ditutup!
Gunung Kuda Murka, Dedi Mulyadi: Tambang Tanpa Etika adalah Kejahatan
Zona Longsor Diabaikan, 14 Orang Jadi Korban Tambang Gunung Kuda!
Korban Eks Perawat Didampingi Polisi dan Komnas Perlindungan Anak
Pemprov dan Pemkab Cirebon Kolaborasi Tangani Jalan Rusak

Berita Terkait

Senin, 15 September 2025 - 16:00 WIB

Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!

Minggu, 1 Juni 2025 - 13:46 WIB

Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur

Sabtu, 31 Mei 2025 - 15:08 WIB

Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan

Jumat, 30 Mei 2025 - 20:00 WIB

Longsor Maut, Tambang Ditutup!

Jumat, 30 Mei 2025 - 16:09 WIB

Gunung Kuda Murka, Dedi Mulyadi: Tambang Tanpa Etika adalah Kejahatan

Berita Terbaru