Nelayan Mundu Pesisir Berdemo Menuntut Dilegalkannya Garok

- Redaksi

Kamis, 11 Januari 2018 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Para nelayan di daerah Mundu Pesisir berdemo di lapangan sepak bola Balai Desa Mundu Pesisir, Kabupaten Cirebon hari Kamis (11/1). Mereka menuntut alat penangkapan ikan Garok dilegalkan oleh pemerintah.

Demo tersebut sebagai tindak lanjut karena banyak nelayan yang tertangkap oleh Ditpolair karena ketahuan menggunakan alat Garok. Dan hal tersebut membuat para nelayan merasa geram karena merasa diperlakukan tidak adil.

Baca Juga :  Pastikan Pasokan Beras Pasca Lebaran, Kementan Validasi Data Indramayu

Garok ini adalah semacam alat penangkap ikan berupa jaring berbentuk kerucut yang mengecil di bagian ujungnya. Alat ini dimasukkan ke dalam laut hingga mencapai dasarnya. Sehingga, ikan-ikan akan terjaring.

Menurut Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Cirebon Cakra Suseno, alat semacam Garok ini tidak ramah lingkungan. Sebab, bisa merusak biota bawah laut dan mematikan ikan-ikan kecil. Karena itu, penggunaan Garok ini masih dilarang.

Baca Juga :  Mangkraknya Pembangunan Alun-Alun, Kontraktor dan Pemerintah Kurang Koordinasi

“Penggunaan Garok diperbolehkan jika sudah mencapai 2 mil dari bibir pantai,” uajrnya usai ditemui awak media, Kamis (11/1).

Sedangkan menurut Kabid Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Cirebon Syamsudin, pihaknya nanti akan mengadakan musyawarah dan dan menyampaikan aspirasi ke Kementrian Kelautan dan Perikanan. Sebab, yang menangkap itu bukan ranahnya, melainkan kepolisian, dalam hal ini Ditpolair.

Baca Juga :  Walikota Cirebon: Harga Pangan di Cirebon Masih Aman

“Kalau bisa, kami ingin alat ini diganti dengan yang ramah lingkungan. Sebab, meskipun di perairan Kabupaten Cirebon tidak ada karang, tetap saja akan merusak biota laut lainnya,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!
Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur
Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan
Longsor Maut, Tambang Ditutup!
Gunung Kuda Murka, Dedi Mulyadi: Tambang Tanpa Etika adalah Kejahatan
Zona Longsor Diabaikan, 14 Orang Jadi Korban Tambang Gunung Kuda!

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Senin, 15 September 2025 - 16:00 WIB

Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!

Minggu, 1 Juni 2025 - 13:46 WIB

Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur

Sabtu, 31 Mei 2025 - 15:08 WIB

Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami