Ojol Bekasi Resah, Bupati Neneng Siapkan Titik Spot

- Redaksi

Kamis, 19 Juli 2018 - 15:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Bupati Bekasi Hj Neneng Hasanan Yasin akan membuka titik spot untuk ojek online. Hal ini di ungkapkan dalam pertemuan audensi FKBB (Forum Komunikasi Bekasi Bersatu) yang merupakan organisasi induk komunitas ojek online (ojol) di seluruh Bekasi.

Pertemuan yang berlangsung di kantor Bupati Deltamas pada Hari Rabu jam 10.00.  Sultan Ardy selaku ketua umum FKBB menyampaikan bahwa selama ini pengemudi ojek online yang beroperasi di kabupaten Bekasi dan sekitarnya, kerap mendapat intimidasi.

“Tak hanya itu,  bahkan penganiayaan karena tidak ada jaminan keamanan dan keselamatan dalam mencari nafkah dari pemerintah sementara kepolisian aparat muncul bila sudah ada konflik yg terjadi di lapangan,” ujar Ardy.

Neneng sempat terkejut mendengar permasalah yang menimpa warganya  dalam mencari nafkah sebagai pengemudi ojek online. Karena itu,  pemerintah Kabupaten Bekasi akan segera membuat titik-titik spot online dan menjembatani antara ojek online dan konvensional untuk saling menghormati dalam mencari nafkah tidak ada lagi konflik horisontal yang berakibat merugikan semua pihak termasuk pemerintah.

Sultan Ardy mengkritisi bahwa pelayanan kesehatan di Kabupaten Bekasi yang masih menganak tirikan warga miskin. “Ini berbanding terbalik dari warga kota Bekasi yang bisa menikmati pelayanan kesehatan secara maksimal yang di cover penuh oleh pemerintah kota Bekasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Mahasiswa Mendesak Pemkab Lekas Perbaiki PJU

Namun Neneng membantah bahwa pelayanan kesehatan kurang maksimal karena saat ini pemkab menganggarkan 77 milyar untuk mengcover warga miskin di bidang kesehatan dan pemkab terikat aturan yang di terapkan oleh pemerintah pusat.

Pada awal periode,  Neneng mengatakan,  pernah mengajukan ke mendagri tentang kebijakan dengan ktp seluruh warga kabupaten Bekasi bisa langsung mendapatkan pelayanan kesehatan di seluruh rumah sakit.

“Tapi hal ini di anggap menyalahi aturan pemerintah pusat bahwa untuk pelayanan kesehatan seluruh rakyat di arahkan ke bpjs kesehatan dan bagi warga muskin di cover oleh pemda setempat untuk iurannya,” ujar Bupati.

Baca Juga :  Holiday Inn Jababeka Hadirkan Konsep Harmoni Ramadhan, Ini Harga Paketnya

Namun dari pertemuan itu, hal yang pokok dari beberapa poin yg disampaikan adalah pemkab Bekasi segera akan merealisasikan Titik-titik spot online agar ke depan tidak ada lagi konflik horisontal.

“Dan ojek online di kabupaten Bekasi menjadi pelopor tertib lingkungan serta tertib lalulintas, pungkas Neneng yang juga  mengakui dirinya dan keluarganya adalah pengguna aplikasi transportasi berbasis online,” ujar Ardy.(Red/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau
Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih
Kejari Bekasi Selamatkan Rp40,1 Miliar Uang Negara, 739 Perkara Ditangani
Wayang Ajen Meriahkan Pembukaan PNBK Jilid III di Plaza Patriot Bekasi
BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT
DLH Kota Bekasi Susur Kali Bekasi, Tak Temukan Pipa Limbah Industri

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Kejari Bekasi Selamatkan Rp40,1 Miliar Uang Negara, 739 Perkara Ditangani

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Wayang Ajen Meriahkan Pembukaan PNBK Jilid III di Plaza Patriot Bekasi

Berita Terbaru

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

Cirebon

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:44 WIB