Terkait Insiden Hilangnya Ribuan Surat Suara di Kabupaten Cirebon, Ini Klarifikasi Ketua KPU Kabupaten Cirebon

- Redaksi

Jumat, 29 Juni 2018 - 07:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Setelah melakukan penyelidikan terkait hilangnya ribuan surat suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cirebon di 6 TPS di Desa Danamulya Kecamatan Plumbon Kabupaten Cirebon pada Rabu (27/6) kemarin, Ketua KPU Kabupaten Cirebon Asep Jazuli memberikan klarifikasi.

Dengan didampingi oleh Plt Bupati Cirebon, Kapolres Cirebon, Ketua Panwaslu Kabupaten Cirebon, dan Dandim 0640/Kabupaten Cirebon, Jazuli menyatakan bahwa kejadian tersebut adalah kelalaian atau human error di internal KPU. Sebenarnya, surat suara tidak hilang, hanya saja tidak sampai pada tempat yang seharusnya.

“Surat suara yang belum terpakai tersebut, tercampur dengan surat suara yang sudah rusak atau cacat, kemudian ikut dimusnahkan tanpa dicek terlebih dahulu,” jelasnya dalam jumpa pers di Kantor KPU Kabupaten Cirebon, Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (28/6) malam.

Jazuli menjelaskan, saat pendistribusian surat suara antara tanggal 23 sampai 26 Juni 2018, tidak terkoordinasi dengan baik antar sesama petugas. Sehingga, pada saat petugas yang menerima pendistribusian tersebut, tidak berkoordinasi dengan staf KPU.

Kemudian, petugas tersebut tidak sadar jika surat suara yang cacat atau rusak, tercampur dengan surat suara yang baru datang tersebut. Sehingga, surat suara tersebut ikut dimusnahkan atau dibakar pada hari Selasa (26/6) jam 20.00 WIB.

Baca Juga :  Ketua Panwaslu Karawang, Tidak Peduli Ancaman dari Manapun

“Ada total 5790 surat suara yang dimusnahkan atau dibakar. Surat suara yang cacat atau rusak sebanyak 1664. Berarti, sisanya adalah surat suara yang hilang tersebut,” terangnya.

Menurut Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto, pihaknya menyimpulkan bahwa ini adalah kesalahan administrasi, distribusi, dan human error. Karena itu, hal ini diserahkan kepada pihak KPU untuk ditindaklanjuti.

“Kita akan dalami, apabila ada unsur kesengajaan, akan kita tindak lanjuti. Yang bertanggung jawab di sini adalah pihak yang berhubungan dengan pendistribusian karena lalai dalam bekerja,” jelasnya.

Menurut Ketua Panwaslu Kabupaten Cirebon Nunu Sobari, bahwa pihaknya sudah meminta keterangan di lapangan. Dan ternyata, surat suara tersebut belum terkirim untuk Desa Danamulya.

Baca Juga :  Soal Revisi JHT, Menaker Sebut Kembali ke Aturan Lama dan Dipermudah

“Ada divisi hukum yang melakukan proses, karena kita baru melakukan pembahasan yang pertama, belum ke tahap pembahasan yang kedua,” tuturnya.

Sedangkan menurut Plt Bupati Cirebon Selly A Gantina, kejadian ini adalah kesalahan dalam proses pengiriman dan human error. Dia berharap semua masyarakat terutama masing-masing pasangan calon tidak berpikir bahwa ini adalah faktor kesengajaan, karena ini adalah faktor ketidaksengajaan.

“Ini evaluasi kita bersama. Ke depan, kita harus punya SOP yang jelas untuk logistik ke tingkat PPS,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Berita Terbaru

Anggota Pokdarwis Kuya Asih Belawa mengikuti pendampingan digital marketing pariwisata untuk meningkatkan promosi destinasi wisata Kura-kura Belawa. (Istimewa)

Cirebon

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Minggu, 18 Okt 2026 - 18:14 WIB