Selama Bulan Mei 2018, Inflasi di Cirebon Lebih Rendah Dibanding Jawa Barat dan Nasional

- Redaksi

Rabu, 6 Juni 2018 - 18:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Selama Bulan Mei 2018, inflasi di Kota Cirebon lebih rendah dari Jawa Barat dan Nasional. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Cirebon, Abdul Majid Ikram saat jumpa pers di Kantor Perawakilan Bank Indonesia Cirebon, Jl. Yos Sudarso Kota Cirebon, Rabu (6/6).

“Inflasi Kota Cirebon pada bulan Mei sebesar 0,16 persen. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan Jawa Barat sebesar 0,28 persen dan 0,21 persen untuk inflasi tingkat Nasional,” jelasnya.

Baca Juga :  Danramil 2012/Beber Turut Hadiri Kegiatan Musrenbang di Kecamatan Greged

Dengan didampingi Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi KPw BI Cirebon Rawindra Ardiansah, Abdul Majid menjelaskan, rendahnya inflasi pada Mei yang bertepatan dengan Ramadhan termasuk luar biasa dan paling rendah dibandingkan dengan Ramadhan kurun tiga tahun lalu, yang rata-rata mencapai 0,47 persen.

Sedangkan untuk tingkat inflasi tahun kalender bulan Januari hingga Mei 2018, lanjut Majid, adalah sebesar 1,4 persen.

Menurut Majid, pencapaian ini merupakan berkah bagi Bank Indonesia dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon. Apalagi, Mei yang bertepatan dengan Bulan Ramadhan 1439 H.

“Ini semua tidak lepas dari kerja keras dan peran serta dari semua pihak, mulai dari BI, TPID, Bulog, PPI, Perbankan, pemda dan pemkot, stakeholder, ulama, masyarakat dan media massa,” terangnya.

Baca Juga :  Rahmat Effendi Saksikan Penandatanganan Deklarasi dan Penyerahan LKPD

Lebih lanjut, Majid menambahkan, BI dan TPID akan terus berupaya melakukan pengendalian inflasi dengan pasokan kebutuhan masyarakat yang cukup dan stabilitas harga. “Bila terjadi gejolak harga, maka kami akan segera melakukan operasi pasar,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung
Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi
Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Wali Kota Tinjau Lokasi Evakuasi Korban
445 Jamaah Haji Bekasi Dilepas, Fokus Kesehatan Hadapi Cuaca Arab Saudi
SATU PINTU Resmi Aktif, Warga Bekasi Kini Urus Perizinan Online 24 Jam

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:46 WIB

34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:30 WIB

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:27 WIB

Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami